gentlemancode.id
HATI-HATI BRO, APALAGI BUAT LO YANG SERING BERKENDARA!
Hati-hati bahaya Microsleep, tertidur dalam beberapa detik

HATI-HATI BAHAYA MICROSLEEP, TERTIDUR DALAM BEBERAPA DETIK

Published on Tuesday, 12 June 2018

Banyak dampak buruk yang akan Lo alami ketika Lo kurang tidur bro dan salah satu yang paling umum adalah mengantuk pada saat melakukan aktivitas. Saat hal ini terjadi, otak ada dalam kondisi lelah namun tetap berusaha bertahan agar kita tetap terjaga. Akibatnya kita bisa mengalami microsleep atau tertidur secara tiba-tiba hanya dalam waktu yang singkat.

Pengertian Microsleep

Microsleep beda dengan tidur biasa bro, karena microsleep adalah kejadian dimana kita hilang kesadaran atau perhatian karena merasa lelah atau mengantuk. Kejadian ini biasanya berlangsung hanya sekitar satu detik hingga dua menit. Microsleep sendiri biasa terjadi ketika seseorang melakukan kegiatan yang monoton seperti berkendara atau menatap layar dalam waktu yang cukup lama.

Ketika seseorang mengalami microsleep, mereka tidak menyadari jika dirinya tertidur, bahkan kondisi ini bisa juga terjadi dalam keadaan mata terbuka dengan pandangan kosong. Microsleep ditandai dengan gerakan kepala mengangguk dan sering mengedipkan mata serta tidak bisa mengingat hal yang terjadi beberapa menit sebelumnya.

Apa yang terjadi ketika seseorang mengalami microsleep?

Microsleep terjadi karena otak memasuki kondisi istirahat atau tidur saat tubuh masih dalam kondisi terjaga karena sedang melakukan suatu aktivitas. Keadaan ini disebabkan karena otak tidak bisa bertahan di antara rasa lelah dan kondisi terjaga. 

Sebuah studi menemukan bahwa gejala microsleep diakibatkan oleh berkurangnya aktivitas otak bagian thalamus yang berperan dalam meneruskan respon ke bagian anggota gerak. Di sisi lain, bagian otak yang memproses stimulus dari saraf tetap bekerja dan mengalami peningkatan aktivitas sehingga menyebabkan lobus parietal otak menjadi bagian utama untuk mengembalikan kesadaran.

Hati-hati, microsleep bisa menyebabkan kecelakaan

Dalam keadaan normal, otak dapat menangkap dan memproses berbagai stimulus, sedangkan jika mengalami kelelahan, terjadi penurunan konsentrasi sehingga fungsi ini menjadi lebih terbatas terhadap stimulus yang lebih kuat. Itulah sebabnya pekerjaan yang monoton akan lebih mungkin menimbulkan rasa kantuk terutama saat kekurangan waktu tidur.

Keadaan ini akan sangat berbahaya saat kita kehilangan kesadaran ketika misalnya kita sedang mengendarai kendaraan sehingga tidak dapat mengontrol arah dan laju kendaraan. 

Faktor-faktor yang membuat Lo berisiko mengalami microsleep

Perlu diketahui bahwa tidak semua rasa kantuk bisa menyebabkan seseorang mengalami microsleep, namun terdapat beberapa hal yang bisa meningkatkan risiko Lo mengalami microsleep, diantaranya adalah:

Gangguan tidur
Penurunan kinerja otak pada siang hari dapat disebabkan gangguan tidur yang menurunkan kuantitas dan kualitas waktu tidur seperti insomnia dan sleep apnea.
Memiliki utang tidur
Pada umumnya waktu tidur malam yang kurang dari 6 jam bisa menyebabkan Lo memiliki hutang tidur dan hal ini dapat terakumulasi sebelum Lo tertidur sesuai dengan jam tidur yang kurang. Nah, banyaknya hutang tidur akan meningkatkan risiko mengalami microsleep.
Kerja shift malam
Nggak hanya mengurangi waktu tidur, pola kerja shift juga memicu pergeseran waktu tidur. Microsleep sangat mungkin terjadi ketika masa transisi waktu tidur.
Pengobatan
Mengantuk adalah efek samping yang umum terjadi ketika kita minum obat bro dan beberapa obat bisa memberikan efek samping yang dapat memperburuk rasa kantuk saat Lo juga kekurangan waktu tidur.

Apa yang perlu dilakukan untuk menghindari microsleeps

Dibawah ini adalah beberapa hal untuk menghindari microsleeps, diantaranya adalah:

1. Pada dasarnya microsleeps bisa dihindari dengan memenuhi kebutuhan waktu tidur 7-9 jam perhari, berhati-hatilah jika misalnya Lo hanya tidur kurang dari 6 jam saat malam hari.

2. Ketika Lo merasa lelah atau mengantuk ketika berkendara, segera berhenti dan gunakan waktu untuk tertidur sejenak. Kalo misalnya Lo sedang berkendara jarak jauh, maka beristirahatlah setiap 1-2 jam sekali.

3. Konsumsi kopi namun beri jarak waktu sebelum Lo mulai mengemudi, karena pada umumnya kopi memberikan efek 30 menit setelah dikonsumsi.

4. Lakukan aktivitas yang bisa membuat Lo tetap terjaga seperti mengobrol saat berkendara atau gunakan jenis transportasi umum.

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode & @gentlemancoderoutine
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
Hobi nulis dan pengen dapet hadiah menarik? Yuk gabung Gentleman Community!
terpopuler
close
gentlemancode.id