gentlemancode.id
5 Hal yang Bikin Pengen Datang Lagi ke Jazz Gunung Tahun Depan

5 HAL YANG BIKIN PENGEN DATANG LAGI KE JAZZ GUNUNG TAHUN DEPAN

Published on Friday, 03 August 2018

Tahun 2018 ini Gw dan tim Gentlemancode berkesempatan untuk datang dan menyaksikan langsung pertunjukan Jazz Gunung di Amplitheater Jiwa Jawa Bromo. Ini adalah kali pertamanya Gw datang menonton Jazz Gunung. Dari pengalaman tersebut, banyak sekali hal menarik yang akan Gw share ke kalian tentang kerennya acara ini dan apa aja yang akan membuat Gw akan datang lagi tahun depan.

1. Kolaborasi Seni

Jazz Gunung 2018Di tahun ke 10 Jazz Gunung ini, panitia ingin menyajikan hal lain di acara. Salah satunya adalah kolaborasi seni antar musik dan seni lainnya yaitu fotografi dan lukisan di keramik. Terdapat 2 area tempat disajikannya pemeran fotografi dan lukisan di keramik ini. Pameran ini tidak hanya akan berlangsung saat acara yaitu tanggal 27-29 Juli 2018 namun juga akan berlanjut selama 1 tahun ke depan. Seperti Kata Butet Kertaradjasa "Seni itu tidak ada batas teritorinya" maksud beliau, seni itu bisa dikolaborasikan satu dengan lainnya. Contohnya di sini, Jazz Gunung tidak hanya menyajikan musik namun juga fotografi dan lukisan di keramik.

2. Lagu dan Album Khusus untuk Gunung Bromo

Ada beberapa pengisi acara yang membuat lagu bahkan album yang didedikasikan untuk Gunung Bromo. Mas Djaduk selaku salah satu pengisi acara terinsipirasi dari salah satu keindahan Gunung Bromo saat membuat lagu. Bintang Indrianto juga bahkan merekam satu album untuk Bromo. Beliau terinspirasi dari salah satu karya Sigit Pramono (salah satu penggagas acara Jazz Gunung).

3. Musik Jazz yang Relaxing

Jazz Gunung 2018Jujur ya bro, ketika Gw lihat line up artisnya, nggak semua musisi tersebut Gw kenal atau pernah dengerin. Tapi hebatnya Gw dan pengunjung acara Jazz Gunung dapat menikmati setiap musisi yang bermain saat itu. Mereka menyuguhkan musik jazz yang sederhana dan tidak rumit. Jadi Lo nggak perlu khawatir nggak bisa menikmati musik jazz di Jazz Gunung!

4. Pembawa Acara yang Unik

Biasanya pagelaran event musik jazz itu pembawa acara atau MC nya adalah pembawa acara yang sopan dan berhati-hati dalam membawakan acara. Tapi tidak untuk MC Jazz Gunung, bro! Mereka cenderung membawakan acara ini dengan cara humor. Bahkan tidak jarang mereka mengeluarkan jokes-jokes yang sensitif namun tetap bisa membuat pengunjung tertawa. Sering kali mereka mengomentari crew dari musisi yang sedang check sound atau para tamu. Hal itu jadi membuat kita senang saat menunggu musisi berikutnya akan tampil.

5. Menikmati Jazz di Pagi Hari

Jazz Gunung 2018Gw sangat kaget ketika pertama dengar bahwa Jazz Gunung di hari ke-3 ini akan dimulai pagi hari. Wow! Ini merupakan pengalaman yang baru yaitu menikmati musik jazz di gunung dan di pagi hari. Awalnya Johan Pramono sebagai Direktur dari Jazz Gunung juga takut Jazz Gunung di hari ke-3 akan sepi atau bahkan tidak ada yang datang. Namun ternyata walaupun masih pagi, area amplitheater Jiwa Jawa resort sudah cukup dipenuhi pengunjung yang ingin menikmati musik di Jazz Gunung. Bonita and The Husband, Endah n Rhessa dan Nonaria berhasil membuat pengunjung menikmati musik mereka di pagi hari di Gunung Bromo.

Nah bro, itu tadi 5 hal yang membuat Gw dan tim Gentlemancode lainnya merasa sangat menikmati rangkaian acara Jazz Gunung dan nggak sabar untuk datang di Jazz Gunung tahun depan. O iya, buat Lo yang ingin datang ke acara Jazz Gunung tahun depan. Sebaiknya kalian mencari paket penginapan murah di sekitar area dari jauh-jauh hari ya!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode & @gentlemancoderoutine
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini