gentlemancode.id
Bagi Freelancer, Pahami Pajak Yang Harus Dibayar

BAGI FREELANCER, PAHAMI PAJAK YANG HARUS DIBAYAR

Published on Thursday, 08 February 2018

Semua profesi, termasuk freelancer dituntut untuk melek pajak. Karena, pajak tidak cuma berlaku bagi para karyawan biasa. Seorang freelancer pun harus memahami seluk beluk pajak. 

Coba bayangkan situasi berikut. Bagaimana bila suatu waktu ada seorang klien yang meminta Lo untuk mengirimkan invoice pembayaran beserta pajaknya? Bisa-bisa Lo kalang kabut bro karena tidak mengerti soal pajak. Tapi, pertanyaan mendasarnya adalah, apakah seorang freelancer juga wajib membayar pajak? 

Freelancer sendiri memiliki definisi yang cukup luas. Hal itu tergantung dari perspektif Lo dalam melihat profesi freelancer. Terkait pembayaran pajak, itu juga tergantung dari kondisi dan jenis pekerjaan lepas Lo. Karena itu, supaya Lo bisa lebih memahami, silahkan menyimak ulasan berikut seperti yang ditulis Swara Tunaiku

Jenis pekerjaan lepas yang terkena pajak

Meskipun freelance memiliki definisi luas, ada satu hal utama yang perlu Lo tahu. Pada dasarnya, pemahaman masyarakat awam terkait freelance ternyata jauh berbeda dari dunia pajak. Dalam dunia pajak, Lo tetap dianggap punya pekerjaan walaupun Lo tidak terikat pada perusahaan atau institusi tertentu. Sebab, pada dasarnya Lo menghasilkan uang dari pekerjaan yang Lo lakukan. Karena itu pula, Lo tetap dikenai pajak dan wajib untuk melapor setiap tahunnya. 

Ada beberapa profesi freelance versi dunia pajak. 

- Peneliti, pengarang, dan penerjemah.
- Pengawas
- Agen asuransi
- Olahragawan
- Agen iklan
- Perantara
- Pengawas
- Tenaga ahli seperti notaris, aktuaris, pengacara, konsultan, akuntan, dokter, arsitek, dan penilai. 
- Pengajar, penasihat, penyuluh penceramah, dan penasihat. 
- Penari, pemain drama, bintang iklan, bintang film, musisi, komedian, bintang sinetron, sutradara, kru film, penyanyi, peragawan/ peragawati, dan pembawa acara. 
- Multilevel marketing, direct selling, dan sejenisnya. 
- Petugas penjaja barang dagangan. 

Dengan melihat daftar profesi tersebut, sebuah kesimpulan bisa ditarik. Dunia pajak mengartikan freelancer sebagai individu yang bekerja namun tidak terikat pada perusahaan tertentu atau pihak lainnya. Seorang pekerja lepas merupakan sosok yang bebas saat melakukan pekerjaannya. 

Freelancer dan jenis pajak

Jenis pajak yang berlaku terhadap freelancer adalah pajak Norma Perhitungan Penghasilan Netto (NPPN). Penyetoran pun harus dilakukan secara mandiri yakni oleh freelancer itu sendiri. Jadi, Lo terbebas dari pengurusan surat khusus, kecuali bila Lo terlambat melapor.

Freelancer wajib menyetor dan melaporkan SPT Tahunan Orang Pribadi. Pajak yang dimaksud adalah semua penghasilan yang dikenai wajib pajak. NPPN sendiri digunakan utnuk menghitung PPh 25/29 yang telah memenuhi syarat. Salah satunya adalah omzet kotor yang tidak melebihi Rp4,80 milyar per tahun. Selama tiga bulan, Lo wajib untuk melapor di Kantor Pelayanan Pajak dari tahun pajak. 

Menghitung pajak

Karena Lo melakukannya serba sendiri, maka Lo perlu mengetahui besaran pajak yang harus Lo bayar sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah. Pada umumnya, besaran pajak bisa dilihat berdasarkan kriteria berikut:

1. Pajak yang berlaku untuk ibu kota provinsi (Bandung, Palembang, Medan, Semarang, Jakarta, Surabaya, Manado, Denpasarn, dan Pontianak).
2. Pajak yang berlaku untuk ibu kota provinsi lain.
3. Daerah lainnya. 

Memahami lewat ilustrasi

Misal, Lo belum menikah dan bekerja sebagai konsultan pendidikan di Jakarta. Penghasilan bulanan Lo adalah Rp 10 juta dari profesi tersebut. 

Untuk menghitung pajak, Lo bisa memakai Norma Penghitungan Penghasilan Netto (NPPN) dengan rumus berikut: 

- Penghasilan netto = Penghasilan Bruto dalam setahun x 50% (D.K.I. Jakarta)
- Penghasilan Netto = Rp 120.000.000 x 50% = Rp 60.000.000
- Penghasilan Kena Pajak (PKP) = Penghasilan Netto - PTKP =
- Rp 60.000.000-Rp 54.000.000 (PTKP Wajib Pajak Orang Pribadi = Rp6 juta. 
- PPh 21 yang harus dibayar dalam setahun = 5% x Rp 6 juta = Rp 300 ribu. 

Dengan formula tersebut, Lo sekarang sudah mengetahui berapa besaran pajak yang harus Lo bayarkan dari penghasilan sebagai pekerja lepas. Nah, sekarang Lo udah ngerti kan gimana caranya bayar pajak? Jadi, jangan males bayar pajak ya karena pajak Lo akan sangat berguna untuk kemajuan bangsa. Semoga bermanfaat bro dan jangan lupa di share ya. Thanks.

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode & @gentlemancoderoutine
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini