gentlemancode.id
BAGAIMANA SEHARUSNYA BERSIKAP DIDALAM KENDARAAN UMUM.
Respect! Saat Naik Kendaraan Umum

RESPECT! SAAT NAIK KENDARAAN UMUM

Published on Friday, 22 June 2018
Jazz Gunung 2018

Berangkat dari rumah menuju kantor atau kampus di pagi hari adalah merupakan suatu perjuangan tersendiri, bro. Jelas saja, orang bisa stres dan emosi ketika terjebak macet. Gimana engga coba, banyak waktu terbuang ketika kita terjebak macet dan banyak juga kerugian lainnya yang akan didapatkan ketika kita terjebak terlalu lama dijalanan.

Untuk orang yang sudah merasa cukup dengan rusuhnya macet di jalan, mereka akan memilih alternatif berkendara yang lain, yaitu dengan menggunakan kendaraan umum. Berangkat beraktivitas dengan berbagi tempat duduk atau ruang berdiri dengan banyak orang lain yang sama-sama sedang berangkat memulai hari mereka. Ada yang masih ngantuk, tapi juga ada yang terlihat sudah sangat siap menaklukan semua tantangan hari ini. intinya, ada berbagai macam jenis manusia dalam satu kendaraan.

Kesan pertama yang terlihat dari para pengguna kendaraan umum adalah saling cuek satu sama lain. Tapi kalau diperhatikan lebih jauh, ada beberapa jenis penumpang "nyeleneh" yang bisa kita temukan saat naik kereta komuter:

Penumpang Yang Bawa Barang Berukuran Besar

Tidak seperti para penumpang pada umumnya yang biasanya hanya bawa tas punggung atau tas jinjing, ada juga mereka yang naik kendaraan umum sambil membawa barang dengan ukuran besar seperti sepeda atau karung berisi barang dagangan. Kendaraan umum didesain untuk menampung penumpang semaksimal mungkin dan ada peraturan tentang ukuran dimensi maksimal yang boleh dibawa ke dalam kendaraan umum. 

Tapi sayangnya ada saja penumpang yang membawa barang berukuran lebih dari dimensi maksimal dan dengan jumlah yang banyak. Agak sulit untuk mengharapkan mereka bisa mengerti dan mematuhi peraturan yang ada. IMHO, perlu ada semacam denda dan sosialisasi tentang peraturan bagi penumpang kereta, misal, membawa barang berukuran besar hanya diperbolehkan pada waktu selain rush hour

Penumpang Yang Duduk Di Kursi Prioritas

Boleh jadi karena ngantuk atau lelah setelah seharian beraktivitas sehingga mereka duduk di kursi yang bukan untuk mereka. Hal ini sebetulnya sudah diatur dengan jelas bahwa kursi prioritas hanya boleh dipakai oleh ibu yang sedang hamil, ibu yang membawa anak, orang tua dan disabled people. Sangat mengesalkan ketika ada penumpang yang tidak berhak duduk di kursi prioritas lalu pura-pura tertidur dan tidak juga bangun saat ditegur untuk berdiri dan berikan tempat duduk itu pada penumpang yang lebih membutuhkan.

Kuncinya jelas ada di kata Respect. Saling menghargai dan coba bayangkan, kalau kakek kita yang sudah tua harus rela berdiri lama karena ada penumpang muda yang tidak mau mengalah/memberikan tempat duduknya. Beruntung ada petugas yang sering membantu mengatur sembari meminta paksa penumpang yang tidak berhak atas kursi prioritas untuk memberikan tempat duduknya pada yang lebih membutuhkan. Kalau sedang tidak ada petugas dan mau coba tegur langsung, boleh juga, tapi dengan resiko adu mulut sedikit karena terkadang ada saja orang yang sudah salah tapi tetap ngotot.

Penumpang Yang Menghalangi Pintu Keluar/Masuk 

Peraturan itu penting untuk ditaati, bro. Salah satunya adalah jangan menghalangi jalur akses keluar masuk kendaraan saat pintu sedang dibuka. Di kendaraan umum, para penumpang bebas berdiri di bagian manapun mereka mau, asalkan mereka tetap sadar diri untuk tidak menghalangi jalur penumpang yang mau naik maupun turun kendaraan saat pintu dibuka. Sepertinya mereka seolah malas untuk memikirkan hak orang lain yang ingin keluar atau masuk dan hanya diam berdiri tanpa berusaha memberikan jalan. 

Mungkin mereka merasa tempat mereka berdiri itu sudah nyaman dan tidak ingin kehilangan spot nyaman itu. Tapi perlu diingat bahwa orang lain juga punya hak untuk keluar dan naik kereta. Mereka tidak ingin bergeser ke dalam padahal ada di bagian tengah kereta masih cukup kosong. Solusinya bisa dimulai dari diri sendiri yaitu tawarkan penumpang yang menghalangi jalan itu untuk bergeser dan kalau dia menolak maka kita saja yang bergeser masuk ke dalam atau mencari celah dari arah lain untuk keluar kereta. 

Penumpang Yang Sengaja Bersender Pada Penumpang Lain

Bisa dibilang mereka ini b*j*ng*n yang mencari kesempatan dalam kesempitan di saat kendaraan sedang sangat penuh dan memang sulit untuk berpegangan pada tiang-tiang yang tersedia. Tapi please lah jangan sampai merugikan orang lain. Ada kalanya kendaraan umum itu sangat-sangat penuh sampai berdiri saja sulit. Nah dalam keadaan seperti itu mau tidak mau kita akan terhimpit dan tidak bisa/tidak perlu berpegangan lagi. 

Masalahnya muncul ketika banyak penumpang kereta yang turun dan keadaan sudah mulai lega. Ada saja penumpang yang keenakan dan entah lupa atau sengaja tidak ingat untuk kembali berpegangan, malah nyender pada penumpang lain. Lagi-lagi, sepertinya mereka ini adalah orang-orang dengan rasa malas luar biasa besar. Coba tepuk pundak mereka dan minta mereka secara pelan dan baik untuk berpegangan pada tiang, stop bersandar pada penumpang lain.

Kesimpulan

Kurangnya rasa hormat antar sesama pengguna kendaraan umum adalah penyebab utama munculnya berbagai ketidaknyamanan yang biasanya kita temui saat menggunakannya. #LoPastiBisa jadi penumpang kendaraan umum yang baik. Saling menghormati bisa dimulai dari diri kita sendiri dan tunjukan perilaku baik itu pada orang lain siapa tau itu bisa jadi inspirasi bagi orang lain untuk juga berperilaku baik. 

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode & @gentlemancoderoutine
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
Hobi nulis dan pengen dapet hadiah menarik? Yuk gabung Gentleman Community!
terpopuler
close
gentlemancode.id