gentlemancode.id
Hati-hati bicara kalo tidak ingin celaka

HATI-HATI BICARA KALO TIDAK INGIN CELAKA

Published on Tuesday, 16 January 2018

Paling enak emang ketika kita ngomong tanpa ada filternya, bercanda seenaknya, dan ngejekin orang sesuka kita. Ya, buat kita mungkin enak, tapi orang lain gimana? Gimana perasaan orang yang Lo jadikan bahan ejekan Lo? Apakah semua orang bisa nerima perkataan dan cara bercanda Lo? Gw rasa sih engga. Karena nggak semua orang bisa nerima cara bercanda kita.

Kadang nih Bro, dalam bicara kita suka nggak mengontrol apa yang akan kita katakan. Entah terbawa suasana atau emang kita nggak sadar melakukannya, jadinya kita keceplosan. Nah kalo udah keceplosan, kata-kata yang udah Lo katakan udah nggak bisa Lo apa-apain lagi. Kalo kata-kata Lo udah nyakitin orang, ya udah kelar Lo. Lo harus buru-buru minta maaf sebelum masalahnya menjadi semakin besar.

Berkaca dari kejadian baru-baru ini dimana salah seorang komika dipolisikan karena dianggap menistakan agama, seharusnya kejadian ini menjadi contoh untuk kita agar lebih hati-hati dalam berbicara. Lucu itu nggak harus sampe segitunya. Terlepas dari yang dilakukannya itu salah atau engga, yang namanya bercanda atau berbicara itu nggak bisa seenak kita. Apalagi kalo misalnya Lo di tonton oleh banyak orang, apa yang Lo katakan harus Lo pertanggung jawabkan.

Menurut Gw, kebebasan berbicara dan bependapat itu bukan berarti kebebasan untuk menghina dan berbicara tanpa etika. Kita punya aturan dan norma yang harus kita pegang bro nggak bisa seenaknya. Bayangin kalo semua orang ngomong tanpa etika, Gw rasa bisa perang kita. Yakin Gw!

Siapapun Lo, dimanapun Lo, Lo harus menjunjung tinggi norma kesopanan. Cara Lo bersikap, cara Lo berbicara, atau cara Lo bercanda harus Lo sesuaikan dengan norma tersebut. Jaga baik-baik jangan sampe Lo melewati batas. Candaan yang mungkin terlihat asik belum tentu bisa asik di lingkungan Lo. Perkataan yang mungkin Lo anggap itu biasa, belum tentu orang lain punya pikiran yang sama kaya Lo. Intinya, hati-hati jangan sampe perkataan Lo menyakiti orang lain karena kalo orang lain udah sakit hatinya suka susah ngobatinnya sekalipun Lo udah minta maaf.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa perkataan lebih tajam daripada pedang. Udah banyak contoh tindakan kriminal terjadi karena dipicu oleh perkataan. Bayangin bro, karena sakit hati orang bisa nekad. Segede itu dampak dari perkataan. Untuk itu, kalo nggak ada manfaatnya atau malah nyakitin orang mendingan kita diam. 

Gw ngerti undang-undang memang melindungi hak kita dalam berpendapat dan berbicara. Tapi, kalo apa yang Lo katakan itu ternyata menghina lebih baik jangan Lo katakan daripada Lo membuat keruh keadaan. Sekali lagi Gw bilang kebebasan berbicara dan berpendapat itu bukan berarti Lo bisa bebas mencela dan menghina seenaknya. Pikir dulu sebelum berbicara apakah itu baik atau tidak. Seorang gentleman itu adalah orang yang tau kapan dia harus bicara dan kapan dia harus diam. Gentleman sejati itu adalah orang yang mau menjaga sikap dan menghargai orang lain dengan baik dan salah satu caranya adalah menjaga perkataan.

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini