gentlemancode.id
Jadilah Hitam atau Putih, Jangan Abu-Abu!

JADILAH HITAM ATAU PUTIH, JANGAN ABU-ABU!

Published on Friday, 22 September 2017

Pahami kalimat di atas sebelum berkomentar Bro! Ini bukan masalah warna kulit atau warna partai. Ini bukan masalah putih berarti baik atau hitam berarti jahat. Ini adalah masalah prinsip bahwa kita sebagai pria harus bisa teguh memilih apa yang baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Keteguhan hati dan prinsip hidup yang kita pilih merupakan komponen penting untuk mencirikan seseorang adalah lelaki sejati atau bukan.

Memiliki keteguhan hati berarti melupakan keinginan pribadi demi kebutuhan yang lebih besar di masa mendatang. Keteguhan hati berarti Lo yakin dan tekun dalam mengerjakan sesuatu yang bisa berguna di masa depan, contohnya Lo bekerja dengan rajin di kantor, atau mengambil kuliah S2 kelas malam padahal Lo masih harus kerja di waktu siangnya. Dua hal di atas adalah hal yang membutuhkan energi tambahan jika dilakukan, tapi dengan keteguhan hati Lo, melakukan hal-hal di atas agar kelak memiliki jabatan yang baik di kantor ataupun memiliki gelar master akan bisa menaikkan "nilai" diri Lo.

Lo akan sulit memiliki keteguhan hati kalau prinsip hidup Lo masih lemah. Prinsip hidup itulah yang akhirnya menjadi landasan untuk meneguhkan hati Lo melakukan sesuatu yang berguna di kemudian hari. Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak. Maka prinsip hidup adalah hal-hal di atas yang berguna sebagai pedoman dalam hidup. Sebagai contoh, sebagai pengendara motor, Lo berprinsip untuk tidak melanggar lalu lintas seperti melewati trotoar, menerobos lampu lalu lintas dan juga selalu mengendalikan kecepatan. Maka jika ada pengendara lain yang meminta atau memaksa Lo untuk melanggar hal tersebut, Lo akan menolak karena berarti Lo bakal ngelanggar prinsip Lo sendiri. Untuk skala yang lebih besar, Lo berprinsip tidak akan berkorupsi dan memilih mencari uang yang halal walaupun jumlahnya lebih sedikit daripada yang korupsi, maka ketika ada peluang untuk berkorupsi, Lo dengan sadar akan menolak hal tersebut.

Prinsip menjadikan kita memilih sesuatu karena kita meyakini hal tersebut benar dan baik adanya. Terlepas dari apakah hal itu berguna untuk diri sendiri atau orang banyak, setidaknya Lo berani untuk mengambil sebuah keputusan yang tidak bisa diganggu oleh orang lain. Menjadi hitam atau putih, bukan abu-abu, itulah prinsip. Lo harus yakin dengan apa yang Lo kerjakan dan tidak mudah terpengaruh dengan pendapat-pendapat orang di luar sana.

Seperti yang Gw jelaskan di paragraph pertama, hitam dan putih ini bukan berarti perbedaan warna kulit, jahat atau baik ataupun benar atau salah. Tapi masalah memiliki pendirian kuat untuk memilih, bukan menjadi warna abu-abu yang notabene berada di antara hitam dan putih, alias tidak jelas di mana kita berdiri.

Tapi sebelum memiliki dan memilih prinsip, Lo harus mikirin dulu apa yang menjadi tujuan utama hidup Lo. Prinsip yang Lo pegang harusnya bisa menguntungkan bagi orang banyak dan juga tentunya diri sendiri. Jangan sampai prinsip yang Lo pegang justru bisa mencelakai banyak orang di sekitar Lo. Jangan sampai prinsip menjadi alasan keegoisan Lo untuk melakukan sesuatu.

Lalu apa yang harus Lo lakukan jika apa yang Lo pilih tersebut tidak dipilih pula oleh orang lain? Alias Lo berjalan sendiri.

Jangan takut! Kebenaran bisa menjadi mutlak jikalau Lo mengikuti peraturan yang telah dibuat. Contohnya dalam beragama, ketika Lo bingung dalam menjalankan perintah agama, maka Lo akan melihat kitab atau bertanya kepada pemuka agama yang Lo percaya. Begitupun dalam hal berwarna dan negara, ketika Lo bingung tentang sebuah peraturan, maka bukalah buku yang mengaturnya seperti buku Undang-Undang, UUD 1945, ataupun sumber lain. Jangan sampai kita berprinsip sesuatu yang tidak memiliki landasan untuk dipertanggungjawabkan.

Terus gimana dalam hal yang gak punya dasar? Contohnya berteman. Jangan pusing Bro, berteman atau hubungan dengan orang lain juga punya prinsip, walaupun tidak tertulis. Pertemanan didasari dari dalam hati, di mana kita merasa cocok dengan seseorang, begitupun sebaliknya. Nanti kalau pertemanan tersebut mengalami badai karena perbedaan prisip, maka hendaknya Lo mengurangi ego Lo dan mengajaknya untuk berbicara langsung tentang apa yang sedang Lo rasakan. Jikalau setelah berbicara langsung tetap tidak ada solusi, maka baiknya Lo berdua jangan sampai menyimpan dendam, walaupun hubungan pertemanan tidak bisa dilanjutkan sedekat seperti sebelumnya.

Gimana, udah jelas? Intinya kita harus memiliki prinsip hidup untuk mendapatkan keteguhan hati Bro, keteguhan hati akan membuat kita bisa memilih "warna" yang akan kita pilih. Tapi ingat, warna yang kita pilih harus tegas, bukan warna hasil campuran yang membuat kita bisa terombang-ambing karena ketidak jelasan warna tersebut.

With Love
Genta

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini