gentlemancode.id
Mending Gak Usah Nikah Bro!

MENDING GAK USAH NIKAH BRO!

Published on Friday, 08 September 2017

Buat Lo yang sedang berada di fase umur 25 sampai menjelang 30, otomatis Lo ada di dalam momen di mana banyak temen Lo yang sudah atau akan menikah. Secara gak langsung juga pasti Lo akan mendapatkan pertanyaan-pertanyaan "lo kapan nyusul?",  "cari pacar kali biar bisa nikah kaya si anu", "Masa Lo kalah sama doi, doi aja udah nikah", Bla ble blo bla ble blo…

Setiap cowok punya tanggepan berbeda kalau ditanya pertanyaan kaya gitu. Ada yang menjawab santai, ada yang bisa jadi baper, ada juga yang diem aja bahkan marah kalau ditanya kaya gitu. Saran Gw, Lo cukup menjawab "thanks udah diingetin".

Nah tapi pertanyaannya, menikah buat apa?

Buat apa nikah kalau Lo masih suka cuek sama orang tua?
Buat apa nikah kalau Lo masih belum bisa berjuang mandiri buat hidup?
Buat apa nikah kalau Lo masih gak bisa percaya penuh sama satu orang?
Buat apa nikah kalau Lo masih gak bisa menerima kekurangan pasangan?
Buat apa nikah kalau waktu pacaran aja Lo gak bisa jadi diri sendiri?
Buat apa nikah kalau Lo masih "yourself minded"

Menikah berarti mengikat janji suci antara dua insan yang saling mencintai, so kalo Lo ternyata masih belum bisa ngelakuin hal-hal di atas, buat apa memaksakan menikah? Lebih baik mundur daripada memaksakan.

Kalau Lo ternyata masih cuek sama orang tua apalagi ibu, jangan memaksakan buat nikah. Ibu Lo tetep bakal jadi orang yang Lo utamakan, jangan lupakan perjuangan beliau ngebesarin Lo sampe sekarang. Jangan sampai dengan kehadiran pacar, Lo malah ngelupain ibu Lo sendiri. Cari calon istri yang juga bisa sayang sama orang tua Lo seperti doi sayang orang tuanya sendiri.

Kalau Lo ternyata masih minta duit ke orang tua buat kehidupan sehari-hari, masa udah siap nikah? Gimana caranya Lo menghidupi keluarga Lo nanti kalau belum bisa berdikari membiayai diri sendiri? Cari pekerjaan yang halal dan Lo suka, pasti Lo bakal seneng buat ngelakuinnya. Hal tersebut akan secara otomatis meningkatkan penghasilan Lo sehingga gak perlu minta-minta lagi ke orang tua, bahkan bukan gak mungkin Lo jadi bisa ngasih beliau uang bulanan untuk ngebantu kebutuhan mereka di hari tua.

Kalau Lo adalah orang yang punya "trust issue", lebih baik Lo pikirin baik-baik rencana Lo untuk menikah. Buat apa menikah sama orang yang gak bisa Lo percaya? Lo gak bakal bisa selalu menjaga dan mengawasi dia secara langsung. Kalau dari awal Lo gak percaya sama dia, nantinya Lo bisa menjadi posesif dan bakal selalu mengontrol dia dengan cara apapun. Dia jalan sama temen kantornya yang cowok Lo cemburuin, dia diajak ngopi sama sahabat cowoknya Lo cemburuin juga. Lambat laun doi bakal ngerasa gak nyaman dan pelan-pelan malah akan menjauh.

Mencintai seseorang bukan cuma mencintai kelebihannya, tapi bagaimana Lo bisa dengan ikhlas dan sadar untuk menerima segala kekurangannya. Seperti juga yang Lo harapkan dari dia. Jangan sampai saat dia nunjukin kekurangannya Lo malah benci dan ngejauh. Semua masalah ada solusinya, Lo harus bisa jeli melihat kekurangan pasangan Lo dan bersiap dengan solusi-solusi buat menyikapinya.

Menjadi diri sendiri itu sangat penting. Ketika awal-awal pacaran, secara otomatis kita bakal menjaga image di depan pasangan. Itu normal Bro. Tapi kebayang gak kalau Lo ngelakuin hal tersebut terus menerus? Yang ada Lo menjadi orang lain ketika bersama pasangan. Padahal pasangan adalah orang yang harusnya tau banyak tentang diri Lo, dari hal paling bagus sampai paling bobrok. Makanya Lo gak boleh berpura-pura menjadi orang lain cuma karena ngerasa gak enak sama dia.

Yang terakhir, mendingan Lo gak usah nikah kalau lo masih memaksakan menuruti ego pribadi. Kalau Lo masih belum bisa berdamai dengan ego sendiri, menikah bakal menjadi sangat menyiksa. Bayangin kalau Lo masih pingin keliling Eropa (yang tentunya hal tersebut membutuhkan dana yang besar), di saat yang sama Lo harus ngeluarin biaya buat ngebangun atau ngebenerin rumah mertua Lo. Atau di satu sisi Lo masih pingin banget backpacking keliling pulau Bali sementara di saat yang sama istri Lo udah hamil dan butuh kehadiran seorang suami di samping dia. Kalau Lo masih keukeuh buat menuruti egoisme pribadi Lo kaya tadi, bakal susah buat kehidupan berkeluarga sama istri nanti. Mending gak usah nikah, atau setidaknya ditunda.

Tapi sebagai seorang gentleman, tentunya Lo semua paham bahwa kehidupan selalu punya fase yang berkembang atau bertumbuh. Lo tentunya gak mau kehidupan Lo akan gini-gini aja tanpa ada perkembangan. Tentunya ada masa di mana Lo pingin explore ke banyak tempat sendirian atau sama teman-teman Lo, tapi pasti akan ada masa di mana Lo merasa ini saatnya untuk membangun rumah tangga dan meneruskan keturunan. Ini saatnya untuk berpikir, ada di fase apa lo sekarang?

Pilihan ada di tangan lo.

With love,
Genta

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini