gentlemancode.id
Merah Putih Bukan Putih Merah!

MERAH PUTIH BUKAN PUTIH MERAH!

Published on Thursday, 24 August 2017

Bro, Lo pasti tau kalau sekarang sedang berlangsung SEA Games di Malaysia, sebuah acara olahraga yang melibatkan negara-negara ASEAN. Gw sebagai warga dari negara yang juga ikut serta dalam event tersebut merasa excited banget nontonnya karena emang seru banget, setiap cabang olahraga menyuguhkan tontonan dan kompetisi yang begitu berkelas dan menghibur.

Sayang seribu sayang, acara berkelas yang ditonton seluruh dunia tersebut harus "ternodai" oleh sebuah insiden yang memalukan. Insiden yang hampir 100% merupakan kesalahan panitia penyelenggara. Disini Gw bukannya ingin menghasut Bro, tapi pesta olahraga yang harusnya menjunjung tinggi sportifitas ini malah memberikan kejadian yang harusnya gak boleh terjadi di acara sebesar SEA Games.

Parahnya, insiden tersebut melibatkan Negara kita tercinta, Indonesia. Yang mana baru aja ngerayain hari jadinya ke 72 dua minggu lalu. So, tentu aja insiden ini cukup menampar harga diri kita sebagai warga negara Indonesia.

Dalam sebuah buku cenderamata waktu pembukaan SEA Games, bendera Indonesia digambarkan dengan susunan putih merah, bukan merah putih. Jadi sama persis dengan bendera Polandia.

What?!!

Bendera Indonesia itu merah putih, bukan putih merah! Menurut Gw aneh banget kalau ada "ketidaksengajaan" yang dilakukan oleh panitia penyelenggara. Karena hal se-simple itu aneh banget kalau dilakukan dengan tidak sengaja, kecuali emang yang bikin bener-bener tinggal di pedalaman dan gak tau gimana bentukan bendera Indonesia.

Gw pertama kali tau insiden ini dari Twitter dengan tagar #ShameOnYouMalaysia. Dari situ Gw cari tau dan baca tweet orang satu persatu dan semua Gw lihat mengunggah foto yang sama. Di situ tertulis nama Indonesia dengan bendera putih merah.

Ada aksi, ada reaksi Bro. Setelah insiden tersebut, rakyat Indonesia tidak tinggal diam. Hasilnya, ada puluhan website Malaysia yang diduga diretas oleh hacker asal Indonesia. Beberapa ada yang dibiarkan berwarna hitam putih saja, lalu background-nya diubah menjadi warna merah putih dan ada pula yang ditambahkan lagu Indonesia Pusaka.

Ada juga yang membalas dengan membalik bendera Malaysia. Seorang warga di Solo Jawa Tengah berkeliling kota Solo dengan menempel gambar bendera Malaysia yang dicetak terbalik berdampingan dengan bendera Indonesia yang dicetak dengan benar.

Terakhir, ada seorang anak berumur 15 tahun dari Indonesia yang merasa tergelitik dengan insinden ini. Adinda Saraswati Akbar pun menulis surat terbuka terhadap PM Malaysia Najib Razak terkait insiden warna bendera Indonesia yang terbalik.

Surat terbuka tersebut berbunyi:

YM Perdana Menteri Malaysia, Tuan Najib Razak,

Nama saya Adinda Saraswati Akbar dan saya adalah anak perempuan Indonesia yang berusia 15 tahun dan saat ini sedang duduk dibangku kelas 9. Mohon maaf bila bahasa yang saya pakai tidak begitu menyenangkan dihati Yang Mulia. Tapi tampaknya harus ada yang memberi tahu Yang Mulia secara langsung bahwa cara negara Yang Mulia memperlakukan Indonesia sudah berlebihan dan tidak layak sebagai saudara jika anda menganggap kami saudara serumpun.

Awalnya saya ingin menulis dalam bahasa Inggris, tapi saya ingin menjaga perasaan Yang Mulia sebab anda pernah dijajah oleh Inggris dan diberi kemerdekaan oleh mereka. Jadi saya akhirnya menulis kepada dalam bahasa Indonesia dimana induk bahasa Malaysia juga berasal dari bahasa kami.

Kami tak pernah berniat menggunakan bahasa Belanda karena once upon a time, Belanda telah menjajah kami dan para pendahulu kami berjuang mati-matian untuk mendapat kemerdekaan dari mereka dan bendera merah-putih, bendera yang Yang Mulia dan Malaysia lecehkan hari ini di arena Sea Games, bendera yang kami dapatkan setelah berpuluh tahun berjuang.

Bangsa Yang Mulia dan Yang Mulia sendiri sudah lebih dari sekali mengecewakan bangsaku, Indonesia dan saya. Dan setiap kesalahan yang dibuat diakhiri dengan permintaan maaf. Saya sebagai anak muda Indonesia berpikir permintaan maaf Yang Mulia dan Malaysia buat sudah biasa.

Saya berpikir Indonesia dan Malaysia memiliki ikatan yang kuat layaknya seperti hubungan kakak-adik. Indonesia menurut saya sudah menjadi 'kakak' yang baik untuk Malaysia, adik kami.

Kami, bangsa Indonesia telah mengirim banyak pendidik dan mengajar warga Malaysia ketika momen kemerdekaan Malaysia baru terjadi. Kami, bangsa Indonesia yakin kami memainkan peran sebagai kakak dengan baik untuk Malaysia. Kami, bangsa Indonesia telah mendidik bangsa Malaysia sampai kami mengetahui bahwa bangsa yang kami didik selama ini sudah maju menjadi bangsa yang lebih baik dari kami sendiri.

Tentu sebagai 'kakak', kami bangga dan terus menghormati Malaysia. Tetapi semakin lama kemajuan bangsa Yang Mulia berlangsung semakin sering bangsa Indonesia mempertanyakan keterikatan Indonesia dan Malaysia.

Kelas banget ya Bro suratnya!

Selain tiga hal di atas, masih banyak reaksi dari rakyat Indonesia menanggapi insinden terbaliknya bendera Indonesia di SEA Games. Ini memang bukan kesalahan Malaysia sebagai satu negara utuh, ini adalah kesalahan oknum Malaysia yang entah bagaimana caranya tega untuk melukai perasaan bangsa Indonesia. Pemerintah Malaysia melalui menteri olahraganya Khairy Jamaludin sudah meminta maaf secara langsung kepada menpora Imam Nahrawi dan sudah diterima dengan baik. Hal tersebut layak diapresiasi. Tapi tentu kejadian memalukan ini tidak akan menghilang begitu saja dari hati rakyat Indonesia. Semoga ke depannya hubungan kedua negara tetap berjalan baik dan tidak terjadi kesalahan-kesalahan memalukan seperti ini di kemudian hari.

Ingat, merah putih bukan putih merah!

With Love,
Genta

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini