gentlemancode.id
Trotoar Milik Siapa?

TROTOAR MILIK SIAPA?

Published on Thursday, 03 August 2017

Sayang banget ya Bro gambar trotoar di atas bukan di Jakarta :(

Anyway, sekitar beberapa minggu lalu Gw nonton video yang viral di sosial media tentang aksi Koalisi Pejalan Kaki waktu menghadang para pengendara motor yang nyoba buat lewat trotoar. Ada beberapa yang setuju, puter arah dan kembali ke jalanan, tapi ada pula yang keukeuh untuk tetap naik motor lewat trotoar. Seperti biasa, yang keukeuh walaupun salah ini yang bikin seru.

Emang aneh, di sini yang ngelanggar peraturan justru lebih galak daripada yang bener. Dengan berazazkan "saya biasanya lewat sini" atau "jalanan macet pak, saya buru-buru" mereka santai aja tuh ngelewatin trotoar.

Balik ke video yang Gw tonton. Di situ ada dua tukang ojek yang debat lumayan panjang dengan ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus. Yang Gw heran, mereka berdua marahnya luar biasa. Macam Lo lagi buang air di kamar mandi umum terus ada yang dobrak pintu Lo tiba-tiba. Sebaliknya, Alfred justru keliatan tenang banget dan gak terprovokasi (Jujur pas pertama nonton videonya, Gw pun rada takut Alfred kepancing terus ada baku hantam). Gw sebagai penonton gemes luar biasa, kesel tingkat dewa dan marah-marah sendiri di depan laptop. Gimana engga, orang udah jelas trotoar itu buat pejalan kaki, diperingatin baik-baik kok ya malah marah bahkan sampe ada yang banting helm dan ngumpat-ngumpat gak jelas.

Informasi buat Lo Bro, menurut keputusan Direktur Jenderal Bina Marga No.76/KPTS/Db/1999 tanggal 20 Desember 1999 yang dimaksud dengan trotoar adalah bagian dari jalan raya yang khusus disediakan untuk pejalan kaki yang terletak didaerah manfaat jalan, yang diberi lapisan permukaan dengan elevasi yang lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan, dan pada umumnya sejajar dengan jalur lalu lintas kendaraan (sumber: Wikipedia)

Kenapa dibangun trotoar? Karena kalau pejalan kaki jalan di jalanan, doi bakal ngeganggu pengendara lain yang lebih cepet, hal itu bakal bisa menimbulkan kemacetan yang gak perlu dan pasti bikin jengkel. Makanya dibuatlah trotoar untuk menghindari hal itu. Eh mentang-mentang Jakarta orangnya pada males jalan, trotoar kan sepi tuh, lewatlah para pengendara motor di situ. Kayaknya susah gitu ngeliat jalanan kosong sedikit!

Selain pengendara motor yang lewat, sebenarnya fungsi trotoar juga "dicuri" sama parkir-parkir liar, pedagang-pedagang (biasanya pecel lele atau tambal ban) dan apesnya banyak juga bagian trotoar yang rusak atau bolong sehingga sebagai pejalan kaki pun kita kesulitan buat lewat.

Nah pertanyaannya, trotoar itu milik siapa? Gimana kita harus bersikap kalau lagi jalan di trotoar tiba-tiba di belakang Lo ada kendaraan bermotor. Kalo Gw? Gw biasa aja jalannya bahkan cenderung melambat. Kalo Lo?

Kewajiban dan hak pejalan kaki bakal Gw bahas pada artikel selanjutnya, karena sebagai pejalan kaki-pun kita mesti matuhin peraturan.

Ps: Lo bisa nonton videonya di Facebook Koalisi Pejalan Kaki ya Bro!

With love,
Genta

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini