gentlemancode.id
Berbagi pengalaman bisnis bersama founder dan owner Rempahloka, Anton Sundjana

BERBAGI PENGALAMAN BISNIS BERSAMA FOUNDER DAN OWNER REMPAHLOKA, ANTON SUNDJANA

Published on Thursday, 18 January 2018

Usia bukan halangan untuk memulai sebuah usaha. Sebuah usaha bisa dimulai dari modal sekecil apapun bahkan tanpa modal sekalipun Lo udah bisa mulai. Gw kasih tau nih bro, modal utama dalam membuka sebuah usaha itu bukan uang, tapi kemauan. Dari kemauan yang kuat itu lah Lo akan memaksimalkan potensi Lo dan kreativitas Lo sehingga nanti peluang-peluang akan mulai terbuka. Kalo misalnya uang suka dijadikan alasan utama untuk memulai sebuah usaha, maka Gw berani bilang bahwa uang bukanlah modal utama. Trust me!

Selain kemauan yang kuat, untuk memulai sebuah usaha atau bisnis itu butuh keberanian dan keyakinan yang tinggi, bro. Kalo Lo setengah-setengah maka Lo nggak akan pernah bisa karena hasilnya nggak akan pernah bisa maksimal. Usahanya setengah, hasilnya juga ya setengah. Nggak full gitu, bro. 

Ngomong-ngomong soal usaha nih, beberapa waktu yang lalu Gw sempet ngobrol sama salah satu pengusaha asal Sukabumi yang memilih bergerak di bisnis makanan atau kuliner. Nah, kali ini Gw punya kesempatan untuk ngobrol mengenai perjalanan bisnis yang dia jalankan dari mulai dia memutuskan untuk terjun bisnis dan gimana suka dukanya. Untuk edisi pertama #gentlemanstory kali ini, Gw akan ngobrol sama Anton Sundjana, owner dari Rempahloka dan Bakmi Rempah. Oh iya, dalam waktu dekat Anton juga akan mengenalkan brand terbaru yang dia miliki yang bernama Bakaraloka. Kita akan bahas itu nanti ya bro, jadi baca artikel ini sampe selesai!

Sekilas mengenai Rempahloka

Rempahloka adalah sebuah brand yang di ciptakan oleh Anton yang mengusung konsep food truck untuk berjualan makanannya.  Konsep food truck sendiri memang saat ini mulai menjamur khususnya di kota-kota besar karena konsep seperti ini memang lebih fleksibel, bro. Dengan food truck kita bisa berjualan dimana saja nggak stay di satu tempat.  Jadi bisa jemput bola istilahnya. Selain itu, sewa tempat yang proper di Jakarta itu udah mahal-mahal, jadi konsep food truck adalah pilihan yang paling masuk akal untuk dilakukan.

Anton pada awalnya mengawali karir sebagai chef di salah satu restoran di Jakarta. Namun karena satu dan lain hal, Anton akhirnya lebih memilih untuk mengejar passion nya di dalam dunia bisnis kuliner sehingga terciptalah Rempahloka.

Sebelum memulai bisnis ini, Anton juga pernah menggeluti bisnis lain namun hasilnya tidak terlalu memuaskan sehingga Anton akhirnya memantapkan diri untuk membuka bisnis di bidang kuliner dengan konsep food truck.

Apa yang membuat Rempahloka berbeda?  

Kalo biasanya kebanyakan food truck itu nawarin makanan-makanan western seperti hotdog, hamburger, sandwich, kentang goreng, pasta atau makanan cepat saji lainnya, Rempahloka memilih berbeda. Rempahloka memilih untuk menyajikan makanan khas nusantara.  Menurut Gw ini adalah pilihan yang sangat berani karena makanan nusantara itu ribet, bro. Prosesnya ribet, bumbunya banyak, dan waktu penyajian yang dibutuhkan juga lebih lama. Tapi, untuk rempahloka halangan ini tidak menjadi masalah karena mereka sudah punya cara sendiri untuk mengatasinya.

Kenapa memilih menu nusantara?

Selain karena ingin berbeda dari kebanyakan food truck lainnya, Anton berpendapat bahwa makanan nusantara adalah makanan yang banyak digemari oleh masyarakat kita karena makanan dengan konsep ini memang lebih cocok dengan selera dan lidah orang Indonesia. Anton juga mengatakan bahwa Indonesia ini punya banyak aneka bumbu dan rempah yang Negara lain nggak punya, jadi sayang kalo misalnya kelebihan ini tidak di optimalkan.

Rempahloka menawarkan Nasi Rempah Iga, Cakalang Pedas dan Ayam Rempah. Tiga menu ini adalah menu andalan dari Rempahloka yang mengutamakan rempah sebagai kelebihannya. Lo wajib banget bro buat nyoba, nggak bakal nyesel!

Rempahloka

Keluar dari zona nyaman

Seperti yang sempat Gw bilang tadi, Anton sebetulnya saat itu sudah memiliki karir yang baik dan stabil. Gaji udah gede, dan fasilitas yang diberikan juga terbilang udah nyaman. Jadi kenapa mau ngambil resiko untuk terjun ke dunia bisnis, padahal bisa dibilang saat itu keadaannya udah serba enak?

Pada saat itu, Anton merasa udah stuck dengan rutinitas yang sudah dia geluti dalam waktu yang cukup lama dan challenge juga udah nggak ada. Gaji gede, fasilitas serba ada, dan kenyamanan lainnya tidak menghentikan niat dia untuk memulai membuka usaha. Saat itu yang ada dalam pikirannya bukan hanya soal uang bro, tapi juga lebih ke passion dan Anton merasa dia akan bisa lebih banyak membantu orang ketika dia menjadi seorang pengusaha. Minimal, dia bisa memperkerjakan teman-teman atau saudaranya. Itulah yang saat itu ada dalam pikirannya.

Selain menyukai dunia kuliner, Anton juga menyukai dunia otomotif, yang mana kedua hal ini menjadi hal yang saling melengkapi dalam bisnis yang dirintisnya. Dengan modal awal yang dia dapat dari tabungannya selama bekerja, Anton memberanikan diri untuk membeli mobil kijang tua yang akhirnya dia modifikasi dan jadilah food truck pertama yang dia miliki untuk memulai menjalankan bisnisnya.

Konsep kendaraan

RempahlokaDikarenakan Rempahloka mengusung konsep nusantara maka konsep kendaraan pun nggak jauh dari tema tersebut. Warna dari mobil yang dipakai oleh Anton untuk menjajakan makanannya didominasi oleh warna merah dan putih sesuai dengan warna bendera Indonesia. Kalo Lo perhatiin, kendaraan ini terlihat cukup mencolok diantara food truck lainnya, bro. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh Anton untuk menarik konsumen.

Hingga saat ini Anton sudah memiliki tiga kendaraan untuk menjajakan makanannya. Satu untuk Rempahloka, yang kedua untuk Bakmi Rempah, dan yang paling baru adalah kendaraan untuk Bakaraloka, brand terbaru yang akan segera launching dalam waktu dekat ini.

Sedikit bercerita mengenai Bakaraloka, Bakaraloka sendiri akan menyediakan kambing guling sebagai menu utama. Dikarenakan belum banyak yang menawarkan menu ini, Anton melihat hal ini merupakan peluang yang nggak boleh untuk dilewatkan sehingga terciptalah Bakaraloka. Sekedar info, konsep kendaraan untuk bakaraloka akan megambil konsep transformer, bro. Keren! Lo bisa intip konsepnya dibawah ya.

Bakaraloka

Tahun pertama dirasakan cukup sulit

Membangun bisnis itu bukan perkara gampang, bro. Hal itulah yang dirasakan juga oleh Anton. Tahun pertama dirasakan cukup berat. Order belum banyak, belum punya karyawan, dan belum memiliki banyak koneksi menjadi beberapa tantangan yang bisa dibilang nggak gampang.  

Bayangin bro, yang tadinya dulu kalo masak Anton hanya tinggal masak doang, ketika udah mulai bisnis dia harus menyiapkan semuanya sendirian dari mulai pergi kepasar, belanja bahan-bahan, dan nganterin makanan semuanya dikerjain sendiri.  Belum lagi yang tadinya pendapatan udah pasti ada tiap bulan, ketika bisnis udah nggak seperti itu lagi. 

Dengan keyakinan dan kepercayaan yang dimiliki oleh Anton kepada bisnis yang dia jalankan, kesulitan tersebut tidak menjadi halangan untuk memajukan bisnis yang memang sudah menjadi passion dia. Strategi demi strategi di jalankan agar Rempahloka bisa segera mendapatkan pemasukan. Beruntung istri dan keluarga selalu mendukungnya sehingga Anton selalu yakin dengan usaha yang sedang dilakukan.

"Bisnis itu butuh keyakinan, jangan setengah-setengah karena hasilnya nggak akan maksimal", ujar Anton.  Dengan ketekunan dan kerja keras yang dilakukan, akhirnya tidak butuh waktu terlalu lama akhirnya roda ekonomi Rempahloka mulai berputar. Order demi Order terus datang sampe akhirnya Anton sudah bisa memutarkan uang tersebut untuk kebutuhan operasional bisnisnya seperti kendaraan yang lebih besar dan karyawan tentunya. Saat ini Anton sudah memiliki tiga kendaraan dan 4 karyawan bro, kerja keras selama ini pun terbayar. Nice.

Perlakukan pelanggan dengan baik

RempahlokaJangan menyepelekan pelanggan dan perlakukanlah pelanggan dengan baik siapapun itu. Ini adalah hal yang sangat ditekankan oleh Anton kepada para karyawannya. Bisnis makanan itu adalah bisnis yang diharuskan untuk selalu memberikan kesan yang baik kepada pelanggan baik itu dari makanan yang disajikan dan pelayanan yang diberikan, karena kalo engga gitu pelanggan bisa kabur, bro. Nah, hal ini juga berlaku untuk bisnis apapun yang akan Lo jalankan, Lo bener-bener harus meperlakukan pelanggan dengan baik seperti yang Anton lakukan.

Pesan untuk anak muda yang ingin mulai berbisnis 

Untuk memulai sebuah usaha itu dibutuhkan keyakinan yang tinggi dan tekad yang kuat serta keberanian untuk memulai. Jangan pernah takut gagal karena kalo Lo takut duluan Lo nggak akan pernah bergerak untuk memulai. Yakin aja sama mimpi Lo dan berusahalah semaksimal yang Lo bisa maka jalan pun akan terbuka lebar. Selain itu, perluas pergaulan dan jangan pilih-pilih teman karena rejeki bisa datang dari temen Lo. Terus bro, sebagai pengusaha Lo harus bisa berimprovisasi untuk menyesuaikan diri dengan keadaan. Dan ingat, kalo Lo mau sukses Lo harus mau kerja keras, nikmati segala prosesnya karena sukses itu bukan hal yang bisa di dapat secara instan. Itulah beberapa pesan yang disampaikan oleh Anton untuk anak muda yang ingin mulai membuka usaha dan Gw sangat setuju dengan hal itu.

Terimakasih untuk inspirasi yang diberikan. Semoga Rempahloka semakin sukses dengan segala usahanya di masa depan. #gentlemanstory

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

ARTIKEL BERMANFAAT LAINNYA
KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini