gentlemancode.id
Jangan Jadi Pembenci

JANGAN JADI PEMBENCI

Published on Sunday, 01 October 2017

Sebagai seorang manusia, marah sebetulnya adalah hal yang wajar, Bro. Tapi, ketika rasa marah itu jadi kebiasaan Lo dan akhirnya membuat watak Lo menjadi seseorang yang pemarah, maka itu harus Lo hindari. Kenapa? Karena sikap itu akan membuat Lo jadi orang yang tidak disukai karena orang nggak akan nyaman bergaul dengan orang yang punya temperamen tinggi.

Marah adalah emosi dasar yang dialami oleh semua manusia. Biasanya disebabkan oleh perasaan tidak senang yang terjadi karena merasa tersakiti, tidak dihargai, berbeda pandangan, atau ketika menghadapi halangan untuk mencapai tujuan.

Kadang, Lo memang butuh marah, tapi jangan sampe Lo tidak bisa mengendalikan amarah Lo sampe Lo marah-marah secara membabi buta. Maksud Gw gini, kalo Lo marah terhadap sesuatu, Lo harus menyikapinya dengan dewasa dan bijaksana. Jangan sampe Lo marah sampe Lo maki-maki orang dan akhirnya Lo malah bikin sakit hati orang lain. Biasanya, kalo Lo udah marah-marah kaya gitu dan tingkat ketenangan Lo sudah pulih, biasanya adalah hanya penyesalan yang akan Lo hasilkan.

Jadi, yang Lo perlukan sebetulnya adalah mencari solusi. Itu aja sih, Bro. Atau ketika Lo benci sama seseorang, entah karena perlakuan atau perkataannya yang menyakiti hati Lo,  sah-sah aja ketika Lo marah dan benci sama dia, tapi pastikan jangan sampe perasaan Lo itu disimpan dalam waktu yang lama. Jangan keterusan. Cari cara supaya Lo nggak benci sama dia. Secara teori sih mudah, tapi realitanya memang nggak segampang itu, Bro. :)

Nah, menurut Lo marah dan benci itu sama nggak, Bro? Kalo menurut Gw sih, benci dan marah itu adalah hal yang berbeda. Benci adalah salah satu akibat yang timbul dari  rasa marah, sedangkan marah belum tentu akan berubah menjadi benci. Benci itu waktunya bisa lama, bertahun-tahun, bahkan seumur hidup, sedangkan marah hanya berlangsung dalam satu waktu saja atau sementara. Setuju nggak, Bro?

Memang kadang ada hal-hal dan alasan-alasan untuk Lo membenci seseorang, tapi bukan  berarti Lo harus jadi pembenci. Nah, sebelum Lo benci sama Gw karena kebanyakan basa-basi, langsung to the point aja yuk :).

Oke Bro, Kali ini Gw akan share alesan-alesan kenapa Lo sebaiknya jangan jadi pembenci. Simak baik-baik ya :)

1. Menjadi seorang pembenci akan membuang banyak energi

Waktu dan energi yang sebetulnya bisa Lo bisa pakai untuk menghasilkan suatu karya atau sesuatu yang berguna akan terbuang karena Lo membenci seseorang. Rugi kan, Bro? Kita coba ambil contoh sederhana ya. Saat ini akes informasi melalui media sosial itu gampang banget, Bro. Dari informasi politik hingga SARA yang ujung-ujungnya menimbulkan pro dan kontra bisa gampang banget Lo temui disana. Ketika orang lain nggak sependapat sama pandangan Lo, dan kemudian hanya karena alasan itu, Lo jadi membenci mereka. Tentu ini nggak baik, Bro. Kenapa Lo harus benci sama mereka? Toh yang namanya manusia pasti memiliki pemikiran yang berbeda-beda. Marah boleh, benci jangan Bro! Mendingan Lo mikirin hal lain yang lebih bermanfaat untuk masa depan Lo. Setuju?

Gw yakin sama Lo bahwa Lo nggak akan berfikir sependek itu. Masih banyak hal penting yang perlu diselesaikan dibandingkan Lo menghabiskan energi untuk sekedar memikirkan hal yang nggak menguntungkan.

2. Seorang pembenci akan banyak kehilangan waktunya dengan sia-sia

Waktu yang sebenarnya bisa Lo manfaatkan untuk berkarya, akan terbuang sia-sia hanya untuk difokuskan untuk membenci orang lain. Ketika Lo benci, cukupkanlah di satu waktu saja, jangan keterusan. Lebih baik Lo lupakan atau Lo maafkan karena memaafkan adalah pilihan yang tepat, dan memaafkan adalah hal yang seharusnya Lo lakukan supaya hidup Lo lebih tenang. Pikiran yang didalamnya diliputi kebencian tidak akan bisa digunakan dengan optimal sehingga waktu luang yang dimiliki habis tanpa digunakan secara produktif.

3. Jadi pembenci itu akan membuat kita menjadi serba salah

Ini dia kenapa menjadi pembenci itu akan memberikan efek negatif yang sangat merugikan. Menjadi seorang pembenci akan membuat posisi Lo menjadi serba salah, Bro. Gw ambil contoh ya, misal ketika Lo akan melakukan meeting sama klien, tapi ternyata klien tersebut adalah orang yang Lo benci. Nah Lo! Di satu sisi Lo harus benar-benar bersikap profesional karena ini menyangkut pekerjaan dan integritas Lo sebagai seorang yang memiliki tanggung jawab, di sisi lain ada beban kebencian yang tertanam dalam diri Lo terhadap orang tersebut. Jadi serba salah kan, Bro? Makanya, kalo ada masalah sama orang, Lo harus selesein secara jantan dan jangan di pendam. Karena kalo dipendam biasanya akan menjadi dendam, dan kalo udah dendam biasanya udah sepaket tuh sama yang namanya benci.

4. Seorang pembenci lebih rentan terserang penyakit

Selain marah-marah, membenci seseorang juga bisa membuat kesehatan Lo nggak bagus, Bro. Menurut yang pernah Gw baca nih, marah-marah dan benci sama orang lain akan membuat tubuh Lo menjadi lebih tegang. Kondisi ketegangan ini akan meningkatkan proses kerja semua organ tubuh sehingga organ-organ tubuh bekerja lebih keras dan beresiko terserang berbagai macam penyakit, Bro. Mulai dari jantung, tekanan darah tinggi, gangguan tidur, bahkan melemahkan daya tahan tubuh Lo. Hiiiii, ngeri ya, Bro? Beban pikiran akibat kebencian yang Lo ciptakan ternyata punya dampak negatif juga bagi kesehatan.

Nah, itu dia Bro beberapa alasan kenapa Lo sebaiknya jangan jadi pembenci. Seperti yang Gw sampaikan di awal, ini memang nggak gampang sih. Tapi bukan berarti gak mungkin. Lo boleh marah atau benci sama orang lain, sesuka Lo. Tapi jangan berlarut-larut. Jangan pula menghasut orang lain untuk ikut membenci apa yang Lo benci. Kalau memang Lo harus membenci karena orang tersebut memang benar-benar susah untuk Lo maafkan, cukup simpan di Lo aja, supaya apa? Supaya Lo nggak menjadi lebih buruk dari orang yang Lo benci tersebut. Tunjukin sikap Lo sebagai seorang gentleman, yang bisa menempatkan diri, memaafkan dan memaklumi setiap orang di sekitar Lo. Kalo pun Lo harus benci, jangan benci orangnya, tapi benci lah sikap jeleknya.

Oke deh, Gw rasa cukup. Semoga bermanfaat dan jangan lupa di share ya. Thanks.

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini