gentlemancode.id
Pahlawan Yang Terabaikan

PAHLAWAN YANG TERABAIKAN

Published on Monday, 30 May 2016

Bro, bayangkan apa jadinya apabila lingkungan tempat tinggal kita terdapat banyak sekali tumpukan sampah yang menumpuk gak ada yang ngurus? Gak nyaman pastinya. Bayangin aja nih, sampah yang kita hasilkan itu banyak banget setiap harinya, dan kalo sampe gak ada yang mengurusnya maka sampah tersebut akan menumpuk disekitar lingkungan kita. Sampah yang menumpuk ini bukan hanya gak enak dipandang, tapi juga berbahaya untuk kesehatan karena dapat menimbulkan berbagai macam penyakit yang berbahaya.

Untunglah ada pahlawan pahlawan yang sangat luar biasa yang selalu ada untuk mengurusi sampah-sampah tersebut. Tanpa takut dan lelah, mereka bekerja tanpa ragu setiap harinya untuk mengurusi tumpukan-tumpukan sampah yang ada disekitar kita. Ya, para petugas kebersihan ini gak pernah mengenal rasa jijik dalam melakukan tugasnya, dan Gw rasa sudah menjadi kewajiban kita agar lebih menghargai mereka karena telah banyak membantu kita sekalipun kita kebanyakan gak sadar akan jasa yang sudah mereka berikan untuk kita.

Para petugas pembersih jalan, petugas pembersih toilet, petugas pembersih lingkungan komplek dan para petugas kebersihan lainnya selalu ada untuk membantu kita. Membantu kita untuk menyingkirkan hal yang kita anggap selama ini menjijikan.

Tugas yang mereka lakukan itu bukan tanpa resiko, resikonya banyak dan juga berbahaya. Beberapa diantaranya adalah:

1. Penyakit Kulit

Sampah adalah tempat  tinggal dari berbagai macam jamur dan bakteri. Apabila dalam sampah tersebut terdapat bakteri atau jamur yang dapat menyebabkan penyakit kulit, maka petugas tersebut sudah pasti memiliki resiko terkena penyakit kulit.

2. Tetanus

Yang namanya tempat sampah, udah pasti banyak banget barang-barang yang udah gak dipake tertimbun disitu, seperti benda tajam atau paku. Pada saat petugas mengambil sampah, kemungkinan untuk petugas tersebut mengalami luka karena terkena benda tajam sangat besar. Benda tajam yang mungkin terkontaminasi oleh racun, bakteri atau kotoran hewan yang ada didalam sampah tersebut bisa memicu terjadinya tetanus.

3. Diare

Diare disebabkan oleh bakteri. Sedangkan tempat sampah adalah tempat yang sangat-sangat disukai oleh bakteri. Bakteri yang terbawa oleh tangan dari sampah berpotensi akan masuk kedalam tubuh sehingga memungkinkan untuk terkena penyakit diare. Untuk melakukan tugasnya, para petugas kebersihan sangat banyak mengandalkan tangannya untuk bekerja, sehingga resiko terkena diare pun semakin tinggi.

4. Asma

Seperti yang dilansir dari Science Daily (21/01), peneliti dari Imperial College London menganalisis 9.488 data penderita asma di Inggris pada tahun 1958. Ternyata, sebanyak 9 persen dari mereka mengidap asma (bukan dari kecil) tapi gara-gara pernah bekerja di bidang kebersihan.

5. Tertabrak Kendaraan

Untuk para petugas kebersihan di jalan raya lebih gila lagi. Setiap hari mereka harus menghadapi resiko tertabrak oleh kendaraan yang sedang melintas. Emang sih mereka sudah memakai alat-alat untuk menunjang keselamatan, namun resiko itu tetap mengintai para petugas.

Kita sangat patut untuk berterimakasih kepada teman-teman kita dari petugas kebersihan, karena dengan jasa mereka lah kita bisa hidup lebih nyaman seperti sekarang. Para petugas kebersihan adalah pahlawan-pahlawan pemberani yang perlu kita apresiasi jasa-jasanya. Jangan sekali-kali merendahkan profesi mereka. Dan jangan juga memperberat tugas mereka dengan membuang sampah sembarangan. Buanglah sampah pada tempatnya, dengan begitu maka Lo sudah meringankan tugas pekerjaan mereka.

Salut untuk para petugas kebersihan dimanapun kalian berada. Kalian adalah pahlawan untuk bangsa kita tercinta, Indonesia.

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode & @gentlemancoderoutine
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

ARTIKEL TERKAIT
KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini