gentlemancode.id
Ini dia alasan kenapa Lo harus rutin periksa kesehatan

INI DIA ALASAN KENAPA LO HARUS RUTIN PERIKSA KESEHATAN

Published on Friday, 02 March 2018

Ngapain sih harus medical check-up?

Kesehatan itu adalah sesuatu yang mahal harganya, namun ketika sakit biayanya akan lebih mahal lagi. Untuk itu, mencegah lebih baik daripada mengobati, bro. Nah, sebagai langkah pencegahan, medical check-up bisa dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan, sekaligus bisa mendeteksi suatu penyakit sejak dini.

Makin cepat suatu penyakit terdeteksi, maka akan semakin cepat pertolongan yang bisa dilakukan. Dengan begini, penyakit tidak akan berlanjut ke tahap yang lebih parah dan berbahaya.

Medical check-up diperlukan oleh semua orang baik itu muda maupun tua. Bukan berarti karena Lo masih muda, Lo jadi malas untuk melakukan medical check-up.  Orang yang sehat sekalipun perlu melakukan medical check-up bro, terutama untuk memeriksa tingkat kesehatan serta memeriksa kemungkinan adanya penyakit serius yang belum menunjukan gejalanya.

Biasanya, ketika medical check-up Lo akan diperiksa beberapa hal ini.

Berat Badan

Indeks massa tubuh yang tidak normal mampu memicu berbagai penyakit. Kegemukan dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, diabetes tipe 2, osteoarthritis, hipertensi, dan kanker. Kondisi fisik yang terlalu kurus akan berisiko melemahkan sistem kekebalan tubuh, osteoporosis, dan anemia. Untuk itu, penting untuk memeriksa indeks massa tubuh setiap satu tahun sekali untuk orang berusia di bawah 50 tahun dan setahun sekali untuk usia di atas 50 tahun.

Sebetulnya indeks massa tubuh bisa Lo hitung sendiri di rumah, bro. Caranya adalah: berat badan (kg) / tinggi (m)2. Indeks massa tubuh normal untuk populasi Asia adalah 18,5 hingga 22,9. Tapi kalo Lo mengalami penurunan berat badan secara drastis, kegemukan, atau memiliki indeks massa tubuh yang tidak normal, segera konsultasikan hal tersebut kepada dokter.

Gula Darah

Tes ini dilakukan untuk orang dengan usia 45 tahun ke atas, setidaknya setiap 3 tahun sekali. Tapi, kalo Lo memiliki risiko diabetes, konsultasikan kepada dokter untuk segera menjalani tes dan lebih sering semisal setiap tahun.

Selain itu, kalo Lo mengalami gejala seperti berat badan menurun secara drastis tanpa sebab yang jelas, sering haus dan lapar, kesemutan pada tangan dan kaki, dan sering buang air kecil, segera lakukan tes ini untuk memastikan kemungkinan diabetes. Sebelum melakukan tes, biasanya Lo akan disarankan untuk puasa selama delapan jam.

Tes gula darah puasa akan menunjukan salah satu hasil sebagai berikut:

Normal: 70-100 mg/dL
Pra diabetes: 100-125 mg/dL
Diabetes: >= 126 mg/dL

Tekanan Darah

Tekanan darah normal untuk usia di bawah 60 tahun adalah bilangan atas (sistolik) kurang dari 140 mm Hg dan bilangan bawah (diastolik) kurang dari 90, atau dibaca 140/90. Sedangkan pada usia di atas 60 tahun, standar normalnya adalah kurang dari 150/90 mm Hg. Tekanan darah di atas angka normal menunjukan hipertensi (tekanan darah tinggi).

Untuk orang normal, tes dapat dilakukan tiap satu atau dua tahun. Sedangkan orang yang mengidap hipertensi atau hipotensi perlu melakukan tes tiap tahun atau lebih sering.

Kolesterol

Kolesterol pada dasarnya adalah jenis lemak yang dibutuhkan tubuh, namun jumlah yang berlebihan dapat menyumbat pembuluh darah dan memicu penyakit jantung serta stroke. Kolesterol normal adalah sebagai berikut:

Kolesterol baik (high-density lipoprotein/HDL) sebaiknya di atas 60 mg/dL.
Kolesterol jahat (low-density lipoprotein/LDL) sebaiknya di bawah 100 mg/dL.
Trigliserida sebaiknya kurang dari 150 mg/dL.
Total kolesterol sebaiknya di bawah 200mg/dL.

Bagi orang dengan kondisi kesehatan yang normal, tes dapat dilakukan setiap 5 tahun, dimulai dari usia 35 tahun. Tapi kalo Lo gemuk, mengidap diabetes atau hipertensi, memiliki riwayat penyakit jantung atau stroke dalam keluarga, merokok, tes ini bisa dimulai dari usia 20 tahun dan perlu lebih sering. Seperti tes gula darah, tes kolesterol memerlukan pengambilan sampel darah.

Kesehatan Jantung

Jantung merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Pemeriksaan jantung dapat dilakukan dengan tes elektrokardiogram (EKG) atau dikenal dengan rekam jantung. Tes dilakukan untuk mengetahui aktivitas listrik jantung. Dengan tes ini dapat dideteksi adanya detak jantung tidak normal atau gangguan lain seperti pembuluh darah yang tersumbat. Tes ini dilakukan kalo Lo mengalami gejala penyakit jantung, seperti nyeri di bagian dada atau jantung berdebar.

Mata

Periksakan mata setiap satu atau dua tahun terutama kalo Lo mengalami masalah penglihatan. Selain gangguan penglihatan, pemeriksaan pada anak bertujuan melihat kemungkinan mata malas atau mata juling. Sedangkan pada orang dewasa, pemeriksaan dapat mengetahui kondisi:

Retinopati, kerusakan pembuluh darah di belakang mata misalnya akibat diabetes.
Glaukoma, kerusakan saraf optik serta meningkatnya tekanan mata.
Katarak, mata berkabut.

Tes terkait dapat meliputi:

Pemeriksaan retina: mata ditetesi cairan khusus agar kornea membesar, kemudian disinari cahaya agar dokter dapat melihat struktur dalam mata.
Pemeriksaan otot mata: dokter akan melihat pergerakan mata.
Pemeriksaan ketajaman visual: menggunakan poster bertuliskan huruf.
Pemeriksaan dengan lampu celah untuk memeriksa kelopak mata, bulu mata, kornea, iris, lensa, dan ruang cairan di antara kornea dan iris.
Tes perimetri untuk memeriksa kemampuan mata melihat ke samping tanpa menggerakkan bola mata.
Tes tekanan intraokular (tonometri) untuk memeriksa tekanan dalam mata.

Kulit

Untuk mendeteksi kanker kulit, dapat dilakukan pemeriksaan dan jika perlu pengambilan sampel kulit atau biopsi kulit. Kanker kulit adalah tumbuhnya sel di dalam kulit secara tidak terkontrol.

Tes dapat dilakukan segera ketika ditemukan perubahan tidak normal pada kulit, seperti ada benjolan, tahi lalat yang berubah warna, ukuran, atau berdarah, atau adanya jaringan abnormal pada kulit berwarna merah, putih, biru, atau kehitaman dengan perbatasan yang tidak teratur.

Telinga

Lakukan tes pendengaran (audiometri) kalo Lo mengalami gangguan pendengaran. Audiometri digunakan untuk mengevaluasi kemungkinan tuli, menentukan jenis dan tingkat gangguan pendengaran. Pemeriksaan dilakukan dengan melihat respons Lo pada suara.

Gigi

Tidak ada seorang pun yang terbebas dari plak dan karang gigi. Karena itu, diperlukan pemeriksaan gigi rutin tiap enam bulan sejak dini untuk mendeteksi kondisi-kondisi seperti abses atau bengkak bernanah akibat infeksi, kerusakan di antara gigi, kerusakan tulang rahang, gigi impaksi akibat gigi bungsu tumbuh tidak normal, kista atau tumor.

Jika ditemukan karang gigi, dokter akan membersihkannya atau scaling. Selain itu, jika ditemukan tanda-tanda masalah pada gigi, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan X-ray untuk menentukan tindakan medis yang dibutuhkan.

Tulang

Tes kepadatan tulang bertujuan untuk mengetahui kekuatan tulang dan membantu mendiagnosis osteoporosis (tulang keropos). Pemeriksaan dilakukan dengan X-ray atau CT scan. Tes perlu dilakukan oleh wanita berusia 65 tahun ke atas, laki-laki usia 70 tahun ke atas, atau siapa pun yang berisiko osteoporosis. Faktor risiko meliputi penggunaan obat steroid dalam jangka panjang, merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, berat badan terlalu rendah, atau ada riwayat osteoporosis dalam keluarga.

Kenapa kita harus rutin memeriksa kesehatan?

Rutin memeriksakan keadaan kesehatan kita akan membantu menjaga tubuh kita tetap sehat, bro. Selain itu, jika ada kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan kita bisa melakukannya sejak dini sebelum keadaan semakin buruk. Biaya pengobatan itu mahal, jadi akan lebih baik jika kita menjaga kesehatan kita dengan gaya hidup sehat dan selalu rutin untuk memeriksa kesehatan kita. Semoga kita selalu diberikan kesehatan ya bro dan semoga hal baik selalu menyertai kita. Semoga bermanfaat dan jangan lupa di share ya. Thanks.

Referensi:
[1] http://www.alodokter.com

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini