gentlemancode.id
Kenali 4 Masalah Mental yang Sering Terjadi Pada Pekerja Kantoran

KENALI 4 MASALAH MENTAL YANG SERING TERJADI PADA PEKERJA KANTORAN

Published on Thursday, 18 July 2019

Kalo kita bicara masalah kesehatan, sehat tidak hanya sebatas fisik saja namun juga sehat secara mental, bro. Namun sayang, banyak sekali hal yang tidak kita sadari bisa membuat kesehatan mental kita terganggu. Misal tuntutan pekerjaan yang tak kunjung usai yang membuat kita stres. Selain stres, apa aja sih masalah mental pada para pekerja kantoran yang sering terjadi? Simak pembahasannya yang Gw kutip dari hellosehat.com.

Kenapa pekerja kantoran rentan dengan masalah mental?

Adakalanya ketika pekerjaan begitu banyak mengharuskan kita untuk bekerja hingga larut malam. Hal ini pasti bisa membuat kita tertekan, karena waktu kita habis di kantor. Belum lagi jika pekerjaan tersebut membutuhkan kita untuk mikir super keras.

Kondisi ini sangat mudah untuk membuat seseorang merasa frustasi akibat pekerjaan. Ditambah lagi dengan lingkungan kerja yang nggak sesuai dengan keinginan, yang semakin memicu masalah mental pada para pekerja kantoran.

Selain karena beban pekerjaan, ada juga beberapa orang yang rentan terkena masalah mental karena faktor keturunan. Ya bro, orang yang punya anggota keluarga dengan masalah mental, ternyata memiliki risiko lebih besar untuk terkena masalah mental serupa.

Terdapat banyak penyakit mental yang terjadi dan bisa menyerang siapa saja, baik itu anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Namun, hanya beberapa saja masalah mental pada pekerja kantor yang lebih mungkin terjadi, yaitu:

Depresi

Depresi merupakan gangguan suasana hati yang membuat seseorang merasa sedih, tidak bergairah, dan kehilangan semangat. Penyebabnya adalah perubahan hormon, misal pada perempuan adalah ketika hamil atau menopause, genetik, dan perubahan proses kimia otak yang berdampak pada suasana hati.

Pada lingkungan pekerjaan, kemungkinan terbesar yang menyebabkan depresi adalah stres berkepanjangan. Orang yang mengalami depresi, biasanya akan menunjukan ciri-ciri ini:

  • Merasa sedih, kosong, tidak punya harapan, dan menangis tanpa sebab
  • Marah tanpa kendali, sensitif, mudah cemas, dan merasa frustasi pada masalah kecil
  • Hilang minat pada rutinitas, seperti seks, hobi, atau olahraga
  • Insomnia atau tidur berlebihan
  • Sangat mudah lelah, tidak nafsu makan dan tidak pernah cukup untuk istirahat
  • Merasakan gejala fisik seperti nyeri punggung dan sakit kepala
  • Sulit fokus, mengingat sesuatu, dan membuat keputusan
  • Sering kali berpikir mengenai kematian dan melakukan percobaan bunuh diri

Gangguan Bipolar

Apa yang dimaksud dengan gangguan bipolar?

Nah, gangguan bipolar ini adalah gangguan suasana hati yang ekstrim, dari depresi menjadi mania. Faktor genetik atau perubahan proses kimia otak disinyalir menjadi penyebabnya. Namun, lingkungan kerja yang memaksa seseorang untuk terus berfikir kreatif ternyata juga bisa meningkatkan risiko gangguan bipolar.

Depresi yang terjadi kepada orang yang mengalami gangguan bipolar sama dengan gejala depresi pada umumnya, seperti sedih, kosong dan hampa, dan nggak ada gairah untuk melakukan aktivitas.

Pada tahap mania, orang dengan gangguan bipolar akan menunjukan prilaku impulsif yang berlebihan, aktif dan merasa nggak butuh istirahat, dan buruk dalam mengambil keputusan, and in the end orang tersebut akan melakukan tindakan berbahaya.

Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan adalah perasaan cemas berlebih yang nggak bisa terkontrol. Penyebabnya adalah stres, genetik dan memiliki sifat yang gampang khawatir, dan memiliki trauma.

Masalah gangguan kecemasan ini bisanya terjadi kepada mereka yang bekerja di bawah tekanan dan stres, ditambah dengan masalah keuangan.

Selain itu, gangguan kecemasan ini bisa terjadi karena adanya kondisi medis seperti penyakit jantung, diabetes, hipertiroid, masalah pernapasan, dan penyakit lainnya. Gejala gangguan kecemasan yang sering terjadi, diantaranya adalah:

  • Mudah merasa cemas dan merasa dirinya berada pada situasi yang berbahaya
  • Denyut jantung meningkat, berkeringat, tubuh gemetar, dan bernapas cepat
  • Sulit untuk konsentrasi, sulit tidur, dan mengalami gangguan pencernaan
  • Merasa lemah, mudah lelah, dan sesak
  • Berusaha keras untuk menghindari sesuatu yang dapat memicu kecemasan

PTSD

PTSD atau gangguan stres pascatrauma merupakan masalah mental yang disebabkan oleh peristiwa traumatis, bro. Misal, mengalami kecelakaan saat tugas di luar kota.

Orang dengan PTSD biasanya merasakan kilas balik peristiwa traumatis saat melihat sesuatu yang membuat dia ingat pada peristiwa tersebut. Ia jadi khawatir, tidak bisa mengendalikan diri, dan sulit untuk menyesuaikan diri dengan baik karena menghindari sesuatu yang bisa mengingatkan dirinya pada trauma.

Dengan kondisi tersebut, apakah masih bisa bekerja seperti biasa?

Gangguan kesehatan mental tentu dapat mengganggu pekerjaan karena hampir semua pekerja dengan masalah mental mengalami kesulitan untuk fokus.

Mereka yang memiliki gangguan kesehatan mental sangat mudah teralihkan konsentrasinya dengan bunyi, tampilan, atau apa pun yang mengganggu. Nah, akibatnya pekerjaan akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk diselesaikan. Tidak hanya itu, mereka yang memiliki gangguan kesehatan mental juga sulit untuk berinteraksi dengan rekan kerja yang lain atau klien.

Masih bisa bekerja atau tidak sebenernya balik lagi kepada kondisi orang tersebut, bro. Selama gejalanya masih bisa dikendalikan, maka orang tersebut masih bisa bekerja. Tapi kalo udah parah banget, maka orang yang memiliki gangguan kesehatan mental ini harus mendaparkan perawatan intensif di rumah sakit jiwa.

Lalu, apa yang harus kita lakukan?

Masalah kesehatan mental memang lebih sulit untuk dideteksi karena nggak ada luka yang bisa dilihat oleh mata. Untuk itu, kalo Lo misalnya merasa tertekan atau stres berkepanjangan sampe mengganggu aktivitas, sebaiknya Lo segera memeriksakan diri Lo ke dokter, bro.

Masalah mental sebetulnya bisa dicegah. Kalo misalnya Lo mudah merasa tertekan, sebaiknya Lo menghindari penyebabnya dan Lo harus tahu cara untuk mengelola stres. Banyak bro kegiatan yang bisa Lo coba untuk mengatasi stres, seperti olahraga, memikirkan hal positif, dan meluangkan waktu untuk Lo liburan dan bersantai.

Untuk masalah pekerjaan, kalo misalnya Lo mengalami kesulitan, Lo bisa nanya sama rekan kerja Lo yang lebih ngerti bro supaya Lo juga belajar.

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini