gentlemancode.id
Mengenal Fungsi Testosteron

MENGENAL FUNGSI TESTOSTERON

Published on Tuesday, 30 July 2019

Bro, pernah denger hormon testosteron?

Testosteron adalah hormon yang sangat penting untuk kita laki-laki, bro. Hormon ini produksinya akan meningkat ketika laki-laki beranjak remaja. Ketika kita sudah menjadi pria dewasa, dengan umur sekitar 30-an, maka kita akan mengalami penurunan produksi hormon testosteron. Kebanyakan laki-laki memiliki lebih dari cukup testosteron, namun ada juga yang mengalami kondisi ketika testosteron yang dimiliki nggak sebanyak laki-laki kebanyakan.

Testosteron memiliki peran penting dalam tubuh kita, bro. Salah satu perannya adalah untuk sistem reproduksi. Selain itu, testosteron juga memiliki fungsi dalam membentuk kepadatan tulang dan kekuatan otot. Bahkan nih bro, testosteron juga memiliki peran penting dalam kebiasaan tertentu yang kita lakukan sebagai laki-laki.

Nah, fungsi hormon testosteron itu apa aja sih? Dikutip dari hellosehat.com, berikut ini adalah fungsi hormon testosteron, yaitu:

Pada sistem endokrin

Sistem endokrin pada tubuh kita memiliki beberapa kelenjar yang memproduksi hormon. Proses terjadinya testosteron itu bisa dimulai dari hipotalamus. Hipotalamus mengirim sinyal pada kelenjar pituitary (kelenjar di bawah otak) yang akan memberitahukan mengenai berapa banyak hormon testosteron yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Lalu dari kelenjar tersebut akan dikirim ke testis, sampai pada tahap testis memproduksi testosteron. Testosteron juga bisa diproduksi pada kelenjar adrenal, namun testosteron yang diproduksi di kelenjar adrenal hanya sebagian kecil. Ketika laki-laki beranjak remaja, testosteron berperan dalam pembetukan suara, jenggot dan jambang, dan beberapa bulu di bagian tubuh.

Pada sistem reproduksi

Khusus buat yang udah nikah nih, ketika proses pembuahan terjadi, hormon testosteron membantu terjadi pembentukan genital laki-laki pada janin. Hal ini terjadi sekitar tujuh minggu setelah terjadinya pembuahan, bro.

Saat laki-laki mulai masuk usia remaja, produksi testosteron akan meningkat, maka pada saat itu mulailah terjadinya pembentukan dan perubahan lebih lanjut pada penis dan testis. Pada saat ini, testis memproduksi sperma setiap hari dalam jumlah yang banyak. Ketika testosteron yang dihasilkan rendah, maka kemungkinan laki-laki bisa mengalami disfungsi ereksi.

Mendorong perubahan fisik dan gairah seksual

Dari mulai kita remaja, kita laki-laki pasti sudah mengalami adanya hasrat seksual, bener nggak? Nah, meningkatnya produksi testosteron juga membuat laki-laki mengalami perubahan fisik pada testis, penis, dan bulu pubis.  Bukan hanya itu, tubuh dan otot laki-laki juga mulai terbentuk dikarenakan adanya peningkatan produksi hormon testosteron ini.

Tidak hanya perubahan fisik, testosteron juga berperan dalam pertumbuhan bulu-bulu halus di bagian tubuh laki-laki.  Bulu-bulu halus akan mulai tumbuh lebat pada dagu (janggut), pipi (jambang), bagian tangan, kaki, ketiak dan tidak jarang tumbuh di bagian dada laki-laki.

Lalu, testosteron juga berperan dalam terbentuknya tulang dan otot. Jika pada perempuan kekurangan estrogen dapat mengakibatkan risiko terjadinya osteoporosis, kekurangan testosteron pada laki-laki bisa menyebabkan kepadatan tulang yang terbentuk tidak sempurna.

Masih ada lagi nih bro, testosteron juga berguna untuk membakar lemak pada metabolisme tubuh. Kurangnya hormon testosteron bisa membuat lemak dalam tubuh bertambah.

Membentuk kebiasaan tertentu

Lo pasti pernah deger, kalo laki-laki itu suka berkompetisi? Ya, ternyata kebiasaan suka berkompetisi ini adalah karena fungsi dari testosteron itu sendiri, bro.

Hormon testosteron mempengaruhi  beberapa kebiasaan tertentu seperti hal-hal yang berkaitan dengan dominasi dan agresi.

Kita laki-laki akan merasa lebih percaya diri ketika kita memenangkan suatu kompetisi. Saat seorang laki-laki kalah dan nggak ada motivasi, biasanya hormon testosteron yang diproduksi saat itu akan rendah.

Nah, rendahnya testosteron yang diproduksi juga bisa mempengaruhi kurangnya energi pada laki-laki, sehingga sering berpengaruh pada gangguan tidur.

Bagaimana dengan produksi testosteron yang rendah?

Produksi testosteron yang rendah bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya disfungsi ereksi, bro. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, testosteron yang rendah bisa menyebabkan perubahan suasana hati pada laki-laki, kurang termotivasi hingga munculnya rasa sedih. Jadi, testosteron memang sangat berperan pada kehidupan laki-laki sehari-hari, bukan hanya perkara sistem reproduksi saja.

Nah, bagaimana cara untuk mengingkatkan hormon testosteron? Lo bisa baca artikelnya disini, bro: Cara efektif untuk meningkatkan hormon testosteron.

Sumber gambar:
[1] https://www.toolsofmen.com/

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini