gentlemancode.id
Nyicil Kendaraan Boleh Aja, Asal Hindari 5 Kesalahan Ini

NYICIL KENDARAAN BOLEH AJA, ASAL HINDARI 5 KESALAHAN INI

Published on Wednesday, 19 July 2017

Tidak bisa kita pungkiri kebutuhan akan kendaraan adalah kebutuhan yang bisa dibilang cukup penting untuk kita mengingat saat ini transportasi umum di negara kita belum terlalu nyaman untuk kita gunakan. Nah, saat ini udah banyak banget kemudahan-kemudahan yang mampu mengakomodasi kebutuhan kita untuk memiliki kendaraan, salah satunya adalah dengan cara kredit. Ya, kredit menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan kendaraan yang kita inginkan karena kalo misalnya nabung dulu biasanya akan lama terkumpulnya. Kalaupun uangnya ada, kadang berasa susah banget ngeluarinnya dari saldo rekening kita, karena ngerasa sayang ngeluarin uang sebanyak itu dari tabungan.

Kredit kendaraan memang sudah menjadi hal yang umum untuk dilakukan khususnya oleh masyarakat kita. Terbukti Bro, banyak banget orang-orang Indonesia yang membeli mobil atau motor dengan cara kredit. Bahkan, gak jarang lho yang punya dua atau tiga cicilan sekaligus.

Kalo duitnya ada sih gak masalah, selama cashflow-nya oke sah-sah aja. Idealnya nih, total cicilan itu gak boleh lebih dari 30% dari total pendapatan. Untuk itu Bro, buat Lo yang pengen beli motor atau mobil dengan cara kredit, ada baiknya Lo menghindari beberapa kesalahan ini.

1. Beli Kendaraan Buat Pamer

Gak sedikit orang yang membeli kendaraan bukan karena butuh tapi hanya untuk sekedar pamer. Pamer ke tetangga, teman, atau bahkan keluarga. Padahal ketika Lo membayar cicilan, pujian dari tetangga Lo gak akan membantu apa-apa terhadap jumlah cicilan Lo. Tetep aja yang pusing Elo, Bro!

2. Nekat Kredit Padahal Hutang Dimana-mana

Seperti yang Gw bilang tadi, idealnya jumlah cicilan Lo itu gak lebih dari 30% pendapatan Lo. Siap-siap aja Lo pusing tujuh keliling kalo Lo nekat ngambil kredit kendaraan yang akan menambah jumlah cicilan Lo.

Belum lagi nih, pengeluaran rutin untuk kebutuhan Lo. Lo harus pikirin baik-baik semuanya sebelum Lo memutuskan untuk mengambil kredit.

3. Salah Pilih Leasing

Bencana bisa datang ketika Lo sembarangan memilih leasing. Sebelum Lo memutuskan untuk mengambil kredit, pilihlah leasing yang memiliki track record yang baik bukan leasing abal-abal. Lo harus curiga ketika leasing memberikan kemudahan persutujuan aplikasi tanpa proses, cicilan kecil, dan lain sebagainya.

Sebaiknya, lakukan survei ke beberapa leasing untuk mendapatkan penawaran yang lebih menguntungkan. Siapa tahu di luar sana masih ada leasing yang memliki kualitas yang lebih baik dengan pelayanan dan penawaran yang lebih baik pula.

4. Memilih Tenor Yang Panjang

Pada dasarnya, prinsip berutang itu adalah lebih cepat lebih baik. Makin cepat tenor yang Lo ambil, maka bunga yang akan Lo dapat pun akan lebih kecil.

Sebisa mungkin pilihlah tenor yang pendek ketika mengajukan kredit kendaraan agar saldo tabungan Lo gak digerogoti oleh jumlah bunga yang besar.

5. Tidak Memperhatikan Dokumen Kendaraan

Pastikan leasing atau bank memperlakukan dokumen kendaraan dengan baik dan profesional. Dokumen kendaraan seperti BPKB itu bukan hanya bukti kepemilikikan kendaraan saja, tapi termasuk surat berharga, Bro! So, pastiin semua dokumen kendaraan Lo disimpang dengan baik dan aman.

Nah Bro, sepanjang Lo menghindari kesalahan-kesalahan tadi ditambah dengan cashflow yang lancar, boleh-boleh aja buat Lo untuk mengambil kredit kendaraan. Trus, satu hal lagi yang harus diinget bahwa kalo pengen membeli sesuatu itu harus didasari oleh kebutuhan bukan keinginan.

Oke deh Bro, segitu aja dari Gw. Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa di-share ya. Cheers!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode & @gentlemancoderoutine
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini