gentlemancode.id
Segini jumlah THR yang diterima oleh pegawai swasta

SEGINI JUMLAH THR YANG DITERIMA OLEH PEGAWAI SWASTA

Published on Thursday, 16 May 2019

Setiap menjelang hari raya, kita semua pasti dapet yang namanya uang THR. Jumlah THR yang kita dapet itu udah diatur oleh pemerintah sehingga seharusnya Lo dapet THR sesuai dengan aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah nggak boleh kurang. Besaran THR sudah diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

Dikutip dari detikFinance, besaran THR diatur dalam Pasal 3 ayat 1. Dalam poin (a) disebutkan, pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, mendapatkan THR sebesar 1 bulan gaji.

Nah, untuk pekerja yang belum memiliki masa kerja selama satu tahun tapi sudah bekerja minimal satu bulan mendapatkan jumlah THR yang dihitung scara proporsional.

Jadi bro, buat Lo yang baru aja mulai kerja, Lo nggak perlu khawatir karena Lo punya hak untuk mendapatkan THR. Selama Lo udah bekerja selama minimal satu bulan, Lo udah punya hak untuk dapet THR.

Hal ini diatur dalam peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

"Pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan, diberikan secara proporsional sesuai masa kerja dengan perhitungan: masa kerja / 12 * 1 (satu) bulan upah," bunyi Pasal 3 ayat 1 poin b.

Berlanjut ke pasal 3 ayat 2 dijelaskan, upah satu bulan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 terdiri atas komponen upah yakni, (a) upah tanpa tunjangan yang merupakan upah bersih (clean wages), atau (b) upah pokok termasuk tunjangan tetap.

Lalu, pada Pasal 3 ayat 3 memuat ketentuan perhitungan upah per bulan pekerja/buruh harian lepas, di mana (a) pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum Hari Raya Keagamaan, dan (b) pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

"Apabila penetapan besaran THR Keagamaan berdasarkan perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan yang telah dilakukan lebih besar dari nilai THR Keagamaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1), THR Keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja/buruh sesuai dengan perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama atau kebiasaan yang telah dilakukan," bunyi Pasal 4.

Lo perlu tahu bro mengenai aturan ini supaya Lo ngerti hak Lo dan Lo bisa ngasi tahu teman atau kerabat Lo yang tidak tahu. Oke deh, segitu aja info yang bisa Gw bagi sama Lo kali ini. Semoga bermanfaat, thanks and have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode & @gentlemancoderoutine
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini