gentlemancode.id
Ubah Kebiasaan Konsumtif dengan Cara Ini!

UBAH KEBIASAAN KONSUMTIF DENGAN CARA INI!

Published on Tuesday, 28 May 2019

Ubah kebiasaan konsumtif dimulai dari sekarang adalah hal yang harus segera dilakukan jika tidak ingin berakhir dengan kebangkrutan. Ngomong-ngomong kebiasaan konsumtif, pola hidup yang konsumtif itu sendiri biasanya tak lepas dari gaya hidup yang modern yang menginginkan serba praktis dan cepat. Selain itu, kebiasaan ini biasanya didukung pula dengan adanya teknologi yang semakin berkembang pesat. Sehingga, hal ini membuat semua keinginan semakin mudah didapat asalkan punya uang untuk membelinya. Disatu sisi, gaya hidup yang konsumtif juga dapat memberikan kepuasan tersendiri secara psikologis dan fisik. Namun meskipun begitu, sadar atau tidak, gaya hidup ini sebenarnya bisa berdampak tidak baik terhadap kesehatan finansial kalian.

Konsumtif ini salah satu bentuk dari pemborosan, bro. Dimana ini merupakan perilaku yang terlalu berlebihan terhadap apa yang dibutuhkan. Maka dari itulah, meskipun Lo mungkin merasa bahwa perilaku ini sangat mengasikkan, namun Lo harus segera ubah kebiasaan konsumtif jika tidak ingin finansial Lo memburuk. Caranya bisa Lo baca di bawah ini:

Cara Mengubah Kebiasaan yang Konsumtif

  • Untuk mengubah kebiasaan Lo yang konsumtif, Lo harus membiasakan diri untuk menabung. Meskipun terlihat sederhana, namun ternyata tidak semua orang mampu menyisihkan uangnya untuk menabung. Terlebih untuk mereka yang terbiasa bersikap konsumtif. Dalam hal ini, Lo bisa menyisihkan 5% atau bahkan 10% gaji Lo untuk menabung.
  • Supaya dapat jauh dari kata konsumtif, sebaiknya ubah kebiasaan konsumtif dari sekarang dengan cara membuat anggaran belanja. Karena cara ini akan membantu Lo untuk mengatur aliran dana yang masuk dan keluar. Namun, tentu saja yang harus menjadi fokus utamanya adalah perencanaan pengeluarannya. Untuk kebutuhannya sendiri bisa meliputi harian dan bulanan. Semua harus diatur jelas.
  • Lo harus memprioritaskan kebutuhan Lo sebelum membelanjakan sesuatu. Kebutuhan itu berbeda sekali dengan keinginan. Butuh itu selalu perlu. Sementara perlu itu tidak selalu dibutuhkan. Maka dari itu, prioritaskan kebutuhan saat berbelanja sesuatu. Jika itu hanya keinginan saja, sebaiknya abaikan saja dan jangan membeli barang yang tidak perlu.
  • Supaya lebih hemat, jangan pernah menggunakan kartu kredit. Karena kartu kredit ini sebenarnya sama seperti kartu setan. Dia bisa dengan mudahnya membujuk Lo untuk bersikap konsumtif dan terus berbelanja secara berlebihan dari barang-barang yang sebenarnya tidak penting. Maka dari itulah, sebaiknya hindari pemakaiannya, karena pasti ada tagihan beserta bunga yang akan membebani Lo.

Penyebab Memiliki Kebiasaan Konsumtif

Setelah mengetahui cara ubah kebiasaan konsumtif, ada banyak hal yang menjadi penyebab seseorang bersikap konsumtif. Salah satunya karena faktor tuntutan gaya hidup. Biasanya ini terjadi di lingkungan sosial dan pekerjaan. Supaya dapat diterima di lingkungan pergaulan dan lingkungan kerja, beberapa orang seringkali melakukan banyak upaya untuk membuat standar hidupnya menjadi sama seperti orang yang ada di sekitarnya.

Misalnya saja ada seorang karyawan biasa yang tinggal di sebuah apartemen elite, maka mau tidak mau dia akan tampil seperti penghuni yang lainnya dalam berbagai acara. Sikap konsumtif ini akhirnya bisa muncul secara tidak langsung. Selain itu, terlena terhadap media sosial juga bisa membuat seseorang menjadi konsumtif.

Kedahsyatan media sosial tidak hanya berimbas pada kalangan muda. Namun sekarang ini banyak kegiatan yang bisa dilakukan di media sosial yang melenakan waktu hingga menembus lintas generasi. Akibatnya, tak heran jika kemudian banyak orang mulai berperilaku konsumtif karena melihat dari lingkungan media sosial. Maka dari itulah, ubah kebiasaan konsumtif sejak dini supaya terhindar dari pemborosan.

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode & @gentlemancoderoutine
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini