gentlemancode.id
Batas Tipis / Grey Area antara Apresiasi Karya dan Pelanggaran Hak Cipta

BATAS TIPIS / GREY AREA ANTARA APRESIASI KARYA DAN PELANGGARAN HAK CIPTA

Published on Monday, 09 October 2017

Adalah empat orang anak bangsa ini yang karyanya lagi sering banget kedengeran di radio, Youtube dan banyak media lainnya. Is, Ivan, Comi dan Cito adalah anggota dari sebuah band bernama Payung Teduh, dan Akad adalah salah satu lagu mereka yang sekarang ini lagi rame didengerin. Lagu Akad ini emang bagus baik dari sisi lirik yang  bisa dibilang provokatif karena ngomongin tentang ajakan seorang pria pada sang kekasih untuk jadi pendamping hidupnya. Pilihan kata yang membentuk lirik dalam lagu ini puitis dan indah, maka ga heran kalo pas lagi dengerin kita bisa jadi baper.

Lirik lagu Akad ini puitis dan musiknya juga simple, straight forward, dan mendayu-dayu, bikin yang denger jadi larut dalam imajinasi sosok pria yang lagi meminta kekasihnya untuk jadi istri dalam suasana yang romantis. Menurut Gw nih, ada dua jenis cara menikmati musik yaitu didengarkan dan dimainkan. Yes bener dimainkan. Musik itu ga cuma nikmat bagi kuping pendengar tapi juga menghasikan nikmat bagi pemainnya dan lagu ini emang enak untuk dimainin.

Nah inilah yang lagi rame beritanya di internet, maraknya cover lagu Akad oleh musisi-musisi selain Payung Teduh yang hasilnya bagus dan ujungnya dipakai untuk menghasilkan uang, salah satunya adalah dengan cara diproduksi ulang dan dijual kepada platform/aplikasi musik seperti Spotify tanpa seizin pemegang hak cipta karya tersebut, Payung Teduh. Masalah pelanggaran hak cipta ini sepertinya jadi makin serius sampai-sampai sang vokalis band merasa perlu untuk buka suara dan mengunggah sebuah video pendek via akun instagram-nya.

Dalam video pendek itu mas Is (Mohammad Istiqamah Djamad), berkeluh kesah tentang banyaknya pelanggaran hak cipta yang dilakukan beberapa waktu terakhir ini. Ia bilang bahwa awalnya Payung Teduh memilih untuk secara langsung mengurus isu ini pada pihak terkait. Tapi melihat betapa brutalnya aktivitas cover lagu Akad di internet, maka ini lah waktu yang tepat untuk memperingatkan mereka yang baik secara sengaja maupun tidak, yang sudah melakukan pelanggaran hak cipta tersebut. Cover lagu Akad oleh musisi lain sebetulnya bisa dilihat sebagai sebuah apresiasi, tapi bisa tergolong sebagai pelanggaran kalau dipakai untuk menghasilkan uang tanpa seizin pemilik hak cipta.

Kalo yang udah sampe masuk ke dalam studio untuk produksi ulang lagu Akad dan jual ulang kepada pihak lain sih bisa dengan mudah dikategorikan sebagai sebuah pelanggaran. Bahkan menurut mas Is, ada yang sampai perform tanpa izin bawain lagu Akad di stasiun TV lokal. Potensi penghasilan Payung Teduh yang hilang akibat pelanggaran hak cipta seperti itu sepertinya cukup besar ya. menurut Gw sih namanya juga musisi, wajar kalau mereka memang hidup dari hasil karya mereka dan pelanggaran hak cipta seperti ini seolah "nyolong" hak mereka sebagai seorang musisi.

Bayangkan Lo adalah seorang musisi amatir yang udah cukup punya banyak subscribers dan aktif bikin video cover di Youtube. Kemudian lagu Akad ini muncul dan Lo bikin-lah video cover untuk lagu itu. Boom. Menghasilkan angka view yang lumayan banget. Maka tergiur-lah Lo untuk pasang iklan (adsense -  apa sih ini? Tungguin artikel berikutnya Bros) di video Lo itu supaya bisa menghasilkan uang tambahan. Tapi, apakah ini sebuah pelanggaran hak cipta?

Menurut beberapa sumber yang Gw baca, melakukan video cover tanpa izin itu tergolong pelanggaran tapi video tersebut hanya akan dihapus oleh Youtube kalau pemilik hak cipta (band Payung Teduh) melakukan complain pada pihak Youtube sambil memberikan bukti bahwa mereka adalah pemilik hak cipta yang sah atas karya lagu tersebut.

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini