gentlemancode.id
Benarkah Otot Bisa Mengecil Kalo Kita Berhenti Olahraga?

BENARKAH OTOT BISA MENGECIL KALO KITA BERHENTI OLAHRAGA?

Published on Monday, 04 November 2019

Benarkah Otot Bisa Mengecil Kalo Kita Berhenti Olahraga?

Mendapatkan tubuh berotot seperti binaragawan itu nggak gampang. Butuh kerja keras dan kegigihan tingkat tinggi. Namun setelah segala jerih payah dan derasnya tetesan keringat yang tertumpah selama ini, benarkah otot bisa mengecil apabila kita berhenti olahraga?

Otot bisa mengecil setelah Lo berhenti olahraga

Selama berolahraga, tubuh Lo sebenarnya tidak menciptakan otot baru melainkan menempa otot yang sudah ada agar jadi lebih besar dan kuat. Olahraga teratur juga dapat memperlebar pembuluh agar memperlancar aliran darah menuju sel-sel otot tersebut untuk merangsangnya lebih aktif bekerja. Sebagai hasilnya, massa otot Lo akan terlihat lebih besar dan jelas.

Nah ketika Lo berhenti olahraga, aliran darah tidak akan lagi terfokus menuju sel-sel otot. Tubuh juga mulai menyesuaikan diri dengan perubahan gaya hidup Lo yang baru dengan kembali mempersempit pembuluh kapiler tubuh. Aliran darah yang sudah nggak sebanyak dulu menuju otot membuat otot-otot yang tadinya sudah terbentuk kini jadi mengecil dan berkurang massanya, bukan hilang sepenuhnya.

seorang ahli latihan fisiologis Pete McCall, di American Council on Exercise mengatakan bahwa lama-lama otot menyadari bahwa ia tidak perlu lagi menyimpan energi terlalu banyak. Akibatnya, glikogen yang tersimpan pada otot menurun yang bisa mengakibatkan massa otot mengecil (atrofi otot) akibat sudah tidak lama dipakai karenna kurangnya aktivitas fisik. Oleh karena itu otot akan terlihat mengecil, bukan lantas hilang total, setelah berhenti berolahraga.

Bayangkan saja sebuah balon yang diisi udara, kemudian dikempiskan lagi perlahan-lahan. Kira-kira begitulah efek yang terjadi pada otot setelah Lo berhenti olahraga. Ketika otot sudah menyusut, Lo perlu usaha ekstra untuk membuatnya kembali muncul ke permukaan.

Lalu, apakah otot yang hilang berubah menjadi lemak?

Perlu diingat bahwa lemak dan otot adalah dua hal yang berbeda. Sel otot dan sel lemak merupakan dua jenis sel yang berbeda sehingga keduanya tidak memiliki kemampuan untuk saling bertukar posisi. Saat Lo berhenti berolahraga, massa otot memang menurun dan menyusut. Namun, bukan berarti otot berubah menjadi lemak.

Kalo Lo mengalami penumpukan lemak di bagian tubuh yang tadinya berotot, itu tandanya Lo mengonsumsi kalori lebih dari yang dibutuhkan tubuh. Asupan kalori berlebih diubah oleh tubuh menjadi simpanan lemak, yang juga disimpan di berbagai bagian tubuh yang tadinya berotot.

Harus rajin olahraga dan makan sehat kalo Lo pengen massa otot tetap awet

Untuk mempertahankan massa otot Lo, kuncinya adalah dengan terus rutin berolahraga dan mengedepankan pola makan yang sehat dan seimbang. Gaya hidup sehat ini juga dapat mencegah penumpukan lemak di tubuh.

Cobalah untuk tetap berolahraga 10 sampe 20 menit sehari untuk membuat otot tetap terjaga kekuatannya. Latihan sederhana seperti peregangan, push up dan pull up selain membentuk otot juga dapat membantu kelenturan tubuh Lo.Sumber:

[1] https://hellosehat.com/

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini