gentlemancode.id
Perbedaan Antara Pendaki Sejati Dengan Pendaki Gadungan

PERBEDAAN ANTARA PENDAKI SEJATI DENGAN PENDAKI GADUNGAN

Published on Wednesday, 30 August 2017

Indonesia merupakan salah satu Negara yang cukup banyak memiliki gunung di setiap pulaunya. Beberapa diantaranya memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa dan membuat banyak orang ingin mendaki dan menjelajahi gunung tersebut.  Dulu, orang yang naek gunung itu bisa di bilang gak terlalu banyak Bro, hanya mungkin beberapa kelompok orang saja. Terbukti dari sedikitnya jumlah tenda yang berdiri di tempat berkemah. Tapi itu dulu Bro, kalo sekarang beda, setiap gunung pasti ramai sekali oleh orang yang mendirikan tenda dan bahkan penuh sampe banyak orang yang gak bisa mendaki karena kehabisan kuota saking banyaknya orang yang ingin melakukan pendakian dan berkemah di sana.

Cukup dilematis memang ketika melihat banyaknya orang yang melakukan pendakian. Bukan apa-apa, tapi gak semua pendaki mengerti bagaimana bersikap ketika melakukan pendakian dan gak semua pendaki cukup arif dalam memperlakukan alam. Ketika muncul beberapa oknum pendaki yang bersikap sembarangan dalam memperlakukan alam, siapa lagi coba yang akan dirugikan? ujung-ujungnya alam juga yang dirugikan.
Menjadi seorang pendaki itu bukan hanya persoalan menaklukan ketinggian. Lebih dari itu, seorang pendaki sejati harus bisa memahami dan mengerti bagaimana cara memperlakukan dan menjaga alam.

Ada berbagai macam orang yang melakukan pendakian dan niat mereka melakukan pendakian pun pasti berbeda. Ada orang yang ingin menikmati keindahan alam, ada yang ingin mensyukuri kebesaran Tuhan, tapi ada juga yang memiliki niat yang tidak baik kepada alam. Yes Bro, gak semua pendaki merupakan pendaki sejati. Beberapa diantaranya ada pendaki gadungan yang tidak mengerti bagaimana cara bersikap terhadap alam dan lingkungan sekitar, dan pendaki-pendaki gadungan ini cukup menyebalkan, Bro. Serius Gw.

Nah, dibawah ini adalah perbedaan antara pendaki sejati dan pendaki gadungan. Lo termasuk yang mana, Bro?

Perbedaan Pertama
Pendaki sejati mampu menghargai warga sekitar dan menghormati kebudayaan di tempat tersebut, sedangkan pendaki gadungan cenderung arogan dan bersikap seenaknya ketika bertamu ke tempat orang lain.

Sebagai seseorang yang bertamu ke tempat orang lain sudah seharusnya Lo menghargai warga masyarakat disana dan menghargai kebudayaannya. Jangan sampe nih Lo menyamakan kebiasaan di tempat Lo dengan kebiasaan di tempat Lo singgah ketika akan mendaki karena pasti akan beda, Bro. Inget, disitu Lo tamu. Dan sebagai tamu Lo wajib menghargai dan menghormati tuan rumah Lo, karena kalo engga berarti Lo kurang ajar, Bro. Nah, untuk itu sangat penting untuk menjaga etika ketika Lo singgah dan ketika Lo melakukan pendakian. Kalo Lo memang pendaki sejati, Lo pasti bisa dan memang harus melakukan hal itu.

Perbedaan Kedua
Seorang pendaki sejati akan berhati-hati dalam menggunakan segala hal yang berhubungan dengan kebutuhan pribadinya, seperti menggunakan tisu, menggunakan peralatan mandi, sampah sisa makanan, menggunakan api, dan ketika membangun tenda. Berbeda dengan pendaki gadungan, mereka cenderung tidak peduli dengan hal-hal tersebut sehingga menggunakan peralatan mandi sembarangan, meninggalkan sampah sembarangan, dan mebangun tenda seenaknya.

Ketika Lo mendaki, ada hal-hal yang boleh dilakukan dan ada juga hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Contoh pertama: Lo gak boleh memakai air untuk gosok gigi atau menggunakan sabun di tempat dimana air tersebut merupakan habitat hewan atau tumbuhan yang memang hidup disana. Kenapa gak boleh? Takutnya nih Bro, habitat tersebut akan rusak terkontaminasi oleh zat-zat yang berbahaya dari sabun atau pasta gigi yang kita pakai. Contoh kedua: Lo gak boleh menyalakan api di tempat yang memang rawan kebakaran. Ketika Lo memasak atau sekedar menghangatkan diri, Lo harus memperhatikan lingkungan sekitar Lo apakah aman untuk menyalakan api atau tidak. Banyak loh Bro kebakaran hutan yang terjadi dikarenakan karena kelalaian seseorang ketika menggunakan api. So, lets be smart!

Perbedaan ketiga
Mendaki gunung bukanlah kegiatan sembarangan. Mendaki gunung adalah kegiatan yang berbahaya dan bahkan masuk kedalam kategori olahraga ekstrim. Jadi Bro, wajib hukumnya buat Lo yang pengen malakukan pendakian untuk merencanakan dan mempersiapkan segala kebutuhan Lo secara matang.  Seorang pendaki sejati mengerti hal ini dan mereka gak akan bodoh untuk memaksakan mendaki gunung tanpa persiapan dan perbekalan yang cukup seperti yang dilakukan oleh pendaki gadungan. Pendaki gadungan sering berbuat gegabah tanpa memikirkan akibatnya. Padahal, kecerobohan yang dia lakukan itu bisa berbahaya untuk dirinya dan bahkan untuk orang lain juga.

Pendakian gak akan berjalan lancar ketika Lo malas untuk membuat perencanaan dan persiapan. Sebelum mendaki, rencanakanlah semua hal dengan baik. Persiapkan juga perbekalan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Lo ketika mendaki. Inget Bro, di gunung itu keadaan bisa berubah dari yang tadinya normal jadi keadaan yang ekstrim.  Jadi, rencanakan lah semuanya dengan matang dengan memperhitungkan segala kemungkinan yang bisa terjadi jangan asal pergi aja. Bahaya!

Perbedaan keempat
Mendaki gunung bukanlah ajang untuk adu kekuatan. Jadi lucu aja kalo Lo memaksakan diri untuk sampai ke puncak padahal fisik Lo gak kuat.  Ketika Lo memaksakan diri untuk mencapai puncak padahal kondisi fisik dan perbekalan Lo gak memungkinkan, maka Lo udah membahayakan diri Lo sendiri bahkan orang lain, Bro. Dan itu sama sekali bukan sikap seorang pendaki sejati. Seharusnya Lo tau limit Lo dimana. Kalo Lo gak kuat ya Lo berhenti jangan memaksakan diri. Mendaki gunung itu gak pernah mewajibkan Lo untuk sampai ke puncak, yang wajib itu Lo pulang ke rumah dengan sehat dan selamat. Itu Bro yang penting! Seorang pendaki sejati mengerti apa prioritasnya dan tidak akan mendahulukan ego nya.

Perbedaan kelima
Ngakunya pendaki gunung, pecinta alam, tapi hobinya corat-coret sama buang sampah sembarangan. Ini mah namanya pendaki gadungan, Bro bukan pecinta alam! Pendaki sejati itu mengerti bagaiamana cara memperlakukan alam dan lingkungan sekitar. Sampah yang mereka hasilkan atau bukan pun mereka akan membawanya kembali turun dari gunung bukan malah membiarkannya atau malah menjadi pelaku pembuang sampah sembarangan. Beginilah seharusnya sikap pendaki gunung, kalo emang Lo pengen menikmati keindahannya maka Lo juga harus mau menjaga keindahan dan kelesetarian alamnya bukan hanya pengen enaknya aja!

Semua orang punya hak untuk mendaki gunung dan menikmati keindahan alam didalamnya. Tapi ingat, hak Lo harus Lo imbangi dengan kewajiban supaya Lo gak sembarangan. Kewajiban Lo adalah jagalah alam kita ini dengan baik, taati aturan, dan jadilah seorang pendaki sejati yang bersahabat dengan alam. Kalo Lo belum siap untuk menjaga alam, maka sebaiknya Lo urungkan niat Lo untuk mendaki. Gunung adalah tempat untuk pendaki sejati bukan pendaki gadungan!

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini