gentlemancode.id
Rahasia Di Balik kesuksesan Sang Juara Piala Dunia 2018

RAHASIA DI BALIK KESUKSESAN SANG JUARA PIALA DUNIA 2018

Published on Wednesday, 18 July 2018

Didier Claude Deschamps adalah sosok penting di balik kemenangan tim sepak bola nasional Perancis pada piala dunia 2018 ini. Dia adalah pelatih tim sepak bola Perancis yang sukses meracik susunan pemain bertabur bintang dengan latar belakang keturunan serta ras yang berbeda-beda. Pada tahun 1998, Deschamps pernah mengangkat trofi piala dunia saat masih bermain sebagai gelandang bertahan sekaligus kapten. 

Deschamps dan susunan pemain berkualitas adalah kunci kemenangan Perancis dalam piala dunia kali ini. Siapa tidak kenal Deschamps dan sepak terjang sang olahragawan dalam dunia sepakbola? Hampir semua penggemar sepak bola mungkin tahu. Tapi yang menarik adalah fakta bahwa lebih dari 50% pemain Perancis adalah keturunan imigran yang berasal dari luar Perancis; Afrika. Semua itu berawal dari kebijakan imigrasi yang diterapkan oleh pemerintah Perancis di akhir masa perang dunia kedua.

Pada saat itu pemerintah Perancis dengan sengaja mengizinkan arus imigrasi dari berbagai negara, termasuk Afrika, untuk masuk ke dalam negara mereka dan sebagian besar bekerja sebagai tenaga buruh dalam program pembangunan ulang paska perang dunia kedua. Kemudian pada tahun 60-an dan 70-an, ekonomi perancis tercatat mengalami kemajuan pesat dan hal tersebut kembali berdampak pada dibukanya pintu bagi para pekerja imigran dari Afrika dan sekitarnya.

Walaupun terjadi kemajuan di bidang ekonomi, pada saat itu Perancis justru mengalami krisi dalam hal prestasi di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Dalam periode 1960 hingga 1974, terdapat empat kali piala dunia dan empat kali piala eropa dan pada saat itu Perancis gagal lolos babak penyisihan piala dunia sebanyak tiga kali dan gaga lolos babak penyisihan piala eropa sebanyak tiga kali. Semenjak itulah Federasi Sepak Bola Perancis mulai menerapkan struktur pengembangan bakat nasional dengan cara mendirikan sistem akademi sepak bola.

Pada tahun 90-an sistem akademi tersebut telah berkembangan dengan sangat baik berkat kerjasama dengan berbagai klub sepak bola domestik ternama. Kemudian pada tahun 1998, hasil nyata terlihat. Les Bleus berhasil menjadi juara piala dunia dengan komposisi pemain yang dikenal dengan sebutan Black Blanc Beur. Black berarti ras kulit hitam, Blanc merujuk pada ras kulit putih dan Beur merupakan ras keturunan Arab seperti Zinedine Zidane yang merupakan keturunan Aljazair.

Setelah Zidane dan Henry, saat ini ada sosok anak muda keturunan imigran yang menjadi sorotan utama para penggemar sepak bola. Seorang sayap yang baru saja berumur 19 tahun dan memiliki kemampuan men-dribble bola dengan kecepatan tinggi. Kylian Mbappe adalah seorang anak dari dua imigran asal Aljazair dan Kamerun. Mbappe adalah lulusan sistem akademi sepakbola Perancis bernama Clairefontaine.

Ini lah yang membuat sepak bola Perancis spesial, sebuah kombinasi antara sistem akademi sepak bola nasional yang baik dan sejarah panjang imigrasi yang unik yang telah terbukti berhasil melahirkan banyak pemain berkualitas dunia. Jadi sekali lagi selamat untuk Perancis karena telah berhasil mengangkat trofi piala dunia dan juga telah berhasil melahirkan banyak pemain bola berkualitas yang sepak terjangnya selalu ditunggu para penikmat olahraga sepak bola di seluruh dunia. Btw, Mbappe bakal pindah ga ya dari PSG? Kabar burung mengatakan Madrid ngebet sama doi karena baru aja kehilangan pemain kesayangannya, mas Crisno alias Cristiano Ronaldo.

Sumber gambar:
[1] http://www.qatar-tribune.com/

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini