gentlemancode.id
Serba Serbi Teknologi Augmented Reality

SERBA SERBI TEKNOLOGI AUGMENTED REALITY

Published on Monday, 13 November 2017

Seperti yang Gw pernah bilang pada artikel-artikel Gw sebelumnya bahwa perkembangan teknologi jaman sekarang itu pesat banget, Bro. Hal yang dulunya nggak pernah kita duga tau-tau sekarang udah ada aja. Ya, nggak berasa dan nggak nyangka tau-tau kita udah bisa menikmatinya dengan mudah bener nggak?

Anyway, pernah nggak Lo sebelumnya membayangkan kalo Lo bisa berinteraksi dengan benda virtual melalui kamera handphone Lo? bahkan Lo bisa main games seru seperti Pokemon Go yang sempet hits beberapa waktu lalu yang seolah nyata dengan hanya bermodalkan gadget Lo doang? Luar biasa kan, Bro? Nah, kali ini Gw akan membahas mengenai teknologi tersebut yaitu teknologi augmented reality. Kenapa Gw ingin membahas tema ini? Tidak lain tidak bukan karena memang teknologi ini menarik untuk dibahas. Perlu Lo tau juga Bro bahwa inovasi terkait teknologi ini diprediksi akan terus berkembang setiap waktunya jadi udah pasti teknologi ini akan jauh semakin canggih dibandingkan dengan teknologi yang sudah ada sekarang. Menarik!!

Apa sih yang dimaksud dengan augmented reality? Kok teknologi ini bisa muncul? Terus, apa aja manfaatnya untuk kehidupan kita? Yuk kita bahas satu persatu, Bro!

Definisi Augmented Reality

Teknologi augmented reality adalah teknologi yang bisa menggabungkan benda maya atau benda digital dengan lingkungan nyata secara real dalam satu waktu, yang bisa ditampilkan melalui smartphone, komputer atau kacamata tertentu, Bro. Nah, teknologi AR yang berkembang sekarang bisa diaplikasikan untuk indra yang ada ditubuh kita seperti indera pendengaran, sentuhan bahkan penciuman. Canggih banget nggak tuh?

Kapan dan Kenapa Teknologi Augmented Reality ini Muncul?

Menurut situs augment.com, teknologi AR tercipta pada tahun 1968, di mana Ivan Sutherland membuat sebuah sistem display yang dipasangkan di kepala untuk pertama kali. Lanjut tahun 1974, ada seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Video place yang memungkinkan pengguna dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya. Nah di tahun 1990, istilah AR pertama kali ditemukan oleh peneliti Boeing, Tom Caudell. Terus di tahun 1992 tim peneliti Boeing tersebut mengembangkan augmented reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat Boeing. Di tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem augmented reality, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara Amerika Serikat Armstrong Labs. Hingga pada tahun 1992, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan Doree Seligmann memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan Prototype AR.

Pada tahun 1999, Hirokazu Kato asal Jepang, mengembangkan Augmented Reality Toolkit di HITLab dan di demonstrasikan di SIGGRAPH. Di tahun 2000 Bruce H. Thomas mengembangkan game AR mobile outdoor pertama bernama ARQuake. Kemudian di tahun 2001, NASA X-38 terbang menggunakan lapisan peta video yang merupakan penerapan teknologi AR, LandForm di Dryden Flight Research Center. Di tahun 2004, Sistem Augmented Reality berbentuk helm yang dipasang di luar ruangan ditunjukkan oleh Trimble Navigation dan Human Interface Technology Laboratory.

Pada tahun 2008, Wikitude AR Travel Guide diluncurkan pada tanggal 20 Oktober dengan ponsel Android G1. Pada tahun 2009, ARToolkit di porting ke Adobe Flash (FLARToolkit) oleh Saqoosha, dampaknya adalah browser kita semakin canggih Bro karena penerapan Adobe Flash. Lanjut lagi, di tahun 2012, ada peluncuran Lyteshot. Lyteshot merupakan platform game Augmented Reality yang menggunakan smart glasses untuk data game. Di 2013, Meta mengumumkan kit pengembang Meta 1, yang pertama untuk memasarkan tampilan Augmented Reality.

Pada tahun 2013 Google mengumumkan uji coba open beta terhadap Google Glass. Google Glass menggunakan internet melalui Bluetooth yang terhubung kepada layanan nirkabel di ponsel pengguna. Google Glass akan merespons saat penggunanya berbicara, menyentuh bingkai atau menggerakkan kepalanya.

Belum lama ini tepatnya tahun 2015, Microsoft mengumumkan Windows Holografik dan Augmented Reality Headset, HoloLens. Perangkat tersebut menggunakan berbagai sensor dan unit pengolahan untuk memadukan definisi tinggi dari hologram dengan dunia nyata. Keren!

Pada tahun 2016, Niantic merilis game bernama Pokemon Go yang berjalan pada sistem operasi iOS dan Android berbasis Augmented Reality pada bulan Juli. Nah, seiring dengan kesuksesan Pokemon Go banyak developer game yang akhirnya menciptakan games berbasis AR untuk memanjakan para pencinta games mobile!

Setelah Lo sedikit tau mengenai sejarahnya yang super panjang itu, ada baiknya Lo tau apa aja manfaat teknologi AR yang sudah para ilmuan kembangkan hingga sekarang. Apa aja? Simak penjelasan dibawah ini ya!

1. Manfaat di bidang kedokteran

Berkembangnya teknologi AR memiliki dampak yang baik bagi bidang kedokteran di dunia, Bro. Kalo Lo pernah melakukan pemeriksaan CT Scan, berarti Lo telah merasakan manfaat dari teknologi ini. Selain itu, penerapan teknologi AR juga memiliki peran ketika pemeriksaan sebelum operasi seperti MRI, yang memberikan gambaran kepada ahli bedah mengenai anatomi internal pasien.

2. Bidang Promosi

Penerapan teknologi AR untuk promosi memang belum terlalu banyak, Bro. Dengan adanya teknologi ini maka diharapkan kegiatan promosi menjadi lebih menarik untuk calon konsumen atau pelanggan. Dengan teknologi AR, suatu kegiatan promosi bisa dibuat menjadi lebih informatif dan lebih interaktif sehingga dapat memberikan informasi yang jelas kepada para konsumen atau pelanggan.

3. Manufaktur dan reparasi

Menurut sumber yang Gw baca, teknologi AR juga bisa diterapkan pada bidang manufaktor dan reparasi. Dalam hal ini teknologi AR memberikan gambaran untuk cara pemasangan, pemeliharaan, dan reparasi mesin-mesin berstruktur kompleks, seperti mesin motor atau mobil.

4. Pelatihan Militer

Teknologi AR sudah lama digunakan oleh kalangan militer untuk berbagai macam keperluan seperti latihan berperang. Dengan teknologi ini, seorang tentara bisa berlatih seolah-olah dia ada di medan perang sungguhan dengan menggunakan media seperti helm atau kacamata saja.

5. Meningkatkan Brand Image

Selain dapat digunakan untuk promosi, teknologi AR juga ternyata bisa meningkatkan brand image, Bro. Kenapa? banyak orang berasumsi bahwa mengaplikasikan teknologi AR ini membutuhkan biaya yang cukup tinggi, sehingga timbul opini bahwa perusahaan yang menggunakan teknologi ini termasuk dalam kategori perusahaan besar. Jadi, secara nggak langsung kondisi ini akan membuat image perusahaan kita menjadi lebih berkelas.

Kita bisa melihat sisi positif dari teknologi AR yang sudah dihasilkan dan manfaatnya bagi kehidupan manusia, Bro. Dari penerapannya yang pernah ada, mungkin Lo bisa memanfaatkan teknologi ini untuk bisnis Lo atau Lo bisa mengembangkan teknologi AR yang sudah ada agar menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk orang-orang di sekitar Lo.

Oke deh Bro, Gw rasa itu aja yang bisa Gw bagi sama Lo. Semoga bermanfaat dan jangan lupa di share ya. Thanks!

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini