gentlemancode.id
Dalam Membangun Startup Setidaknya Anda Akan Mengalami 7 Hal Ini

DALAM MEMBANGUN STARTUP SETIDAKNYA ANDA AKAN MENGALAMI 7 HAL INI

Published on Saturday, 09 July 2016

Akhir-akhir ini banyak sekali bermunculan startup-startup lokal yang meraih kesuksesan dengan baik di Indonesia. Sebut saja seperti bukalapak.com, tokopedia, lazada, cupslice dan masih banyak startup-startup lainnya yang mendapatkan tempat di hati pengguna di Indonesia. Kesuksesan ini tentu saja didapatkan dengan proses yang tidak mudah, ada proses yang panjang yang telah dilewati oleh startup-startup tersebut. Proses yang telah menguras darah, keringat dan mungkin air mata yang telah dikeluarkan dalam setiap prosesnya.

Kesuksesan yang telah mereka raih menjadi penyemangat kepada orang-orang yang memiliki keinginan yang sama untuk mambangun startup. Ada yang serius, ada juga yang hanya ikut-ikutan saja. Bagi mereka yang ingin mendapatkan kesuksesan secara instan mereka akan tenggalam begitu saja tanpa orang mengenalnya.

Buat Bro yang ingin membuat startup sendiri mengikuti kesuksesan startup-startup yang sudah disebutkan tadi, ada baiknya Bro mengetahui hal-hal berikut ini yang mungkin akan Bro alami ketika memulai membangun sebuah startup.

1. Tidak ada pendapatan yang tetap

Berbeda dengan para karyawan yang tiap bulannya akan menerima jumlah pendapatan tetap, untuk para pemilik startup yang baru merintis bisnisnya mugnkin akan mengalami saat-saat yang tidak menentu setiap bulannya. Kadang ada penghasilan, kadang mungkin tidak sama sekali.

Ini wajar, karena bisnis kita baru berjalan. Kita masih membangun pondasi bisnis kita. Kita masih memposisikan diri kita di dalam market. Jadi, keadaan ini sangat mungkin akan dialami oleh startup-startup yang baru merintis bisnisnya. Sabar, dan tekad yang kuat akan membantu kita melewati keadaan seperti ini.

2. Semua pekerjaan dikerjakan sendiri

Beruntunglah startup-startup yang ketika memulai bisnisnya didukung oleh modal yang kuat, sehingga ketika berjalan mereka sudah memiliki tenaga-tenaga ahli yang akan membantu mengembangkan bisnis mereka. Namun beda halnya dengan startup yang memiliki modal yang pas-pasan dan hanya dijalankan seorang diri. Menjadi tenanga marketing, finance, personalia, programmer, dan lain sebagainya harus dilakukan seorang diri sehingga energi dan pengetahuan yang luas pun sangat dibutuhkan disini. Semangat ya Bro.

3. Jam kerja yang tidak biasa

Untuk para karyawan kantoran, rata-rata jam kerja yang dihabiskan adalah 8 jam. Sedangkan untuk para perintis startup, waktu bekerja mungkin akan berkali-kali lipat lebih banyak. Bahkan mungkin bisa 24 jam kerja yang akan dihabiskan, mengingat banyak sekali pekerjaan yang harus disiapkan dan dilakukan.

4. Waktu istirahat yang minim

Dikarenakan jam kerja yang tidak menentu dan jumlah jam kerja yang padat, maka otomatis waktu istirahat pun akan berkurang. Sebisanya Bro harus bisa mengatur waktu untuk istirahat, berapapun banyaknya pekerjaan yang Bro harus kerjakan. Stay fit Brothers.

5. Dicap penganguran

Ya, di cap pengangguran oleh tetangga mungkin akan Bro alami. Karena mungkin Bro banyak mengerjakan pekerjaan Bro didalam rumah. Sehingga Bro akan sering sekali berada dirumah, dan menyebabkan tetangga Bro mengira kalo Bro hanya ongkang-ongkang dirumah saja. Haha.

6. Sulit mencari patner yang cocok dan sehati

Ketika kita merasa kesulitan menjalankan startup seorang diri, maka tidak ada salahnya kita mencari patner atau co-founder. Dengan adanya co-founder kita akan bisa membagi beban yang ada diatas pundak kita kepada si co-founder tersebut sehingga beban pekerjaan tidak terlalu berat. Namun mencari seorang co-founder itu tidaklah mudah. Kita akan menemui banyak kendala, entah itu soal pembagian penghasilan, visi, finansial dan lain-lain.

7. Memakai tabungan sendiri untuk modal

Untuk startup yang belum mendapatkan bantuan dana, mungkin akan lebih sering memakai tabungan pribadi untuk menjalankan bisnisnya. Karena usahanya yang belum established, perusahaan pemberi dana mungkin masih ragu untuk berinvestasi. Meminjam ke bank pun tidak akan diberikan begitu saja karena mereka akan ragu-ragu untuk memberikannya.

Kira-kira begitu Bro, memang dalam meraih kesuksesan itu tidaklah mudah. Akan ada proses yang panjang yang harus bro lewati. Tekad yang kuat dan kerja keras akan mengantarkan Bro menuju pintu kesuksesan. Jangan ragu dan jangan bimbang Bro, jalani saja apa yang Bro yakini dan tetap semangat.

Terimakasih sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung dan membaca artikel di gentlemancode.id.

Kami berharap teman-teman bisa berkunjung kembali untuk membaca artikel-artikel kami yang lain.

Sebagai media, kami di Gentlemancode ingin menjadi sahabat dan ingin selalu menyajikan informasi positif yang bermanfaat untuk anak muda khususnya pria di Indonesia. Kami percaya dan yakin bahwa kekuatan sebuah tulisan selain dapat memberikan wawasan juga dapat menginspirasi setiap orang untuk menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi pribadi yang bisa menjadi solusi bukan menjadi sebuah masalah.

Sekali lagi kami ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya, sukses buat teman-teman semua, have a nice day!

Keep in touch with us!
IG: @gentlemancode
FB: @gentlemancode.id
Twitter: @gentlemancodeid
Youtube: http://bit.ly/gentlemancodeyoutube

We welcome a Brotherhood relation for business, collaboration or partnership:
Email: hello@gentlemancode.id

KOMENTAR
terpopuler
Tekan enter untuk mulai mencari atau ESC untuk menutup kotak pencarian ini